Trenggalek, AgaraNews.com//Sinergitas TNI, Polri, dan Basarnas berhasil mengevakuasi jenazah nelayan yang dilaporkan hilang di perairan selatan Trenggalek. Korban bernama Imam Rifazianto (57), warga Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, ditemukan pada Selasa (14/4/2026) setelah pencarian intensif selama dua hari.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (12/4/2026) saat memancing gurita di perairan Watu Miring, Pantai Damas. Babinsa Tasikmadu, Serka Siswanto, menyampaikan bahwa korban tidak kembali ke daratan hingga malam hari, sehingga pihak keluarga melakukan laporan untuk ditindaklanjuti.
Merespons hal tersebut, tim gabungan dari Koramil 0806-07 Watulimo, Polsek Watulimo, Basarnas Trenggalek, serta nelayan setempat bergerak cepat menggelar operasi pencarian. Tim melakukan penyisiran dengan membagi sektor pencarian di kawasan perairan Ngablak dan laut Damas guna mengoptimalkan proses evakuasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Titik terang muncul saat nelayan bernama Budiyanto, pemilik kapal pancing Razakuna, memberikan informasi mengenai penemuan jenazah yang mengapung di perairan Tanjung Wonojoyo. Jenazah tersebut kemudian dipastikan sesuai dengan ciri-ciri korban dan segera dilaporkan kepada tim Basarnas.
Pada pukul 13.45 WIB, jenazah berhasil dievakuasi ke Pantai Karanggoso untuk dilakukan visum oleh petugas medis Puskesmas Watulimo. Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti nyata koordinasi yang solid antara TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat dalam menangani kondisi darurat di wilayah pesisir. (Lia Hambali)


































