KNPI Riau Apresiasi Sikap Jujur dan Ksatria Pangdam XIX TT, Tolak Pemberian Uang Rp.150 Juta Dalam Perkara Korupsi Gubri Non Aktif Abdul Wahid

LIA HAMBALI

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 23:56 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AgaraNews.com//Terkuaknya fakta persidangan kasus korupsi mantan (Ex) Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid dalam persidangan di Kantor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru mengundang perhatian publik. Berdasarkan pengakuan Plt Inspektur Inspektorat Daerah Provinsi Riau di Pengadilan Tipikor, terungkap bahwa Pangdam XIX Tuanku Tambusai menolak tegas pemberian uang sebesar Rp150 juta.

Merespons fakta tersebut, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau menyatakan rasa bangganya. Fakta bahwa Pangdam XIX Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, S.AP., M.M., CHRMP terbukti menolak pemberian uang cuma-cuma dari Gubri non-aktif Abdul Wahid, dinilai sebagai cerminan integritas tinggi.

Bertempat di Jalan Nusantara Raya, Beji Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (18/4/2026), Ketua KNPI Riau Larshen Yunus menegaskan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi sikap jujur dan ksatria sang Jenderal. Keteladanan yang ditunjukkan Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dinilai sejalan dengan semangat ASTA CITA Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama kalangan pemuda dan masyarakat se-Provinsi Riau, kami haturkan rasa syukur sekaligus bangga mendengar sikap terpuji dari Pangdam XIX TT yang berani menolak uang Rp150 juta. Bapak Presiden Prabowo juga pasti bangga dengan jenderal ksatria itu. Terbukti berintegritas, perkataan sesuai dengan perbuatannya. Keren Kakandaku Jenderal Agus Hadi Waluyo,” tegas Larshen Yunus menutup pernyataan persnya. (Lia Hambali)

Berita Terkait

Semangat Gotong Royong Menggelora, Warga Bolo Lansir Material Jembatan Gantung Garuda
Percakapan Kades Hutabangun Jae “dalan ni epeng do dabo jalaki jita” Disorot, Etika Transparansi Dana Desa Dipertanyakan Publik
Wujudkan Wilayah Aman dan Harmoni Ini Yang Dilakukan Babinsa Koramil Jatisrono
Semangat Kebersamaan, TNI dan Warga Bangun Pondasi Jembatan Garuda Kauman
Dugaan Penyalahgunaan Identitas PT di Sumut, Laporan di Polisi Sejak Oktober 2025 Masih Tahap Penyelidikan
Panglima TNI Sebut Konflik Global dan Berita Hoaks Jadi Ancaman Nyata Bangsa
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Ungkap Kasus Judi Online Slot
Aksi Cepat Babinsa dan Damkar Padamkan Kebakaran Kandang di Trenggalek

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 22:24 WIB

Semangat Gotong Royong Menggelora, Warga Bolo Lansir Material Jembatan Gantung Garuda

Senin, 20 April 2026 - 22:22 WIB

Percakapan Kades Hutabangun Jae “dalan ni epeng do dabo jalaki jita” Disorot, Etika Transparansi Dana Desa Dipertanyakan Publik

Senin, 20 April 2026 - 22:22 WIB

Wujudkan Wilayah Aman dan Harmoni Ini Yang Dilakukan Babinsa Koramil Jatisrono

Senin, 20 April 2026 - 22:20 WIB

Semangat Kebersamaan, TNI dan Warga Bangun Pondasi Jembatan Garuda Kauman

Senin, 20 April 2026 - 22:18 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Identitas PT di Sumut, Laporan di Polisi Sejak Oktober 2025 Masih Tahap Penyelidikan

Senin, 20 April 2026 - 22:13 WIB

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Ungkap Kasus Judi Online Slot

Senin, 20 April 2026 - 22:12 WIB

Aksi Cepat Babinsa dan Damkar Padamkan Kebakaran Kandang di Trenggalek

Senin, 20 April 2026 - 22:10 WIB

Ramah dan Akrab Jadi Kunci Babinsa Dekat dengan Warga Binaan

Berita Terbaru