Satu Klik, Sejuta Dampak: Kapolri Dorong Pemuda Bijak dan Produktif di Era Digital

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 07:30 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Agaranews. Com — “Satu Klik, Sejuta Dampak” menjadi tema Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) 2026. Tema tersebut sejalan dengan pesan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. mengenai perkembangan teknologi, kemampuan beradaptasi, dan peran strategis pemuda dalam menghadapi perubahan.

Dalam kuliah umum kepada mahasiswa baru UMSU, Kapolri menekankan bahwa perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan berlangsung sangat pesat. Perubahan tersebut menghadirkan tantangan baru yang semakin kompleks sehingga membutuhkan pemimpin masa depan yang mampu membaca arah perubahan dan mengoptimalkan seluruh potensi diri untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Karena itu, mahasiswa didorong menjadi pembelajar sepanjang hayat dengan terus mengembangkan ilmu dan kemampuan beradaptasi. Kapolri juga menekankan pentingnya membangun karakter dan integritas, menguasai teknologi secara bijak dan produktif, berani berkarya, serta mengambil peran di tengah masyarakat.Pesan tersebut menjadi semakin relevan dengan kondisi ruang digital Indonesia. Dalam paparannya, Kapolri menyoroti tingginya penggunaan media sosial yang belum sepenuhnya diikuti literasi digital yang memadai. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap hoaks, disinformasi, pencurian data, deepfake, phishing, hingga berbagai bentuk kejahatan digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah kondisi tersebut, pemuda memiliki posisi penting untuk menjaga ruang digital sekaligus menjadi bagian dari solusi. Kapolri mendorong mahasiswa untuk menangkal hoaks dan provokasi, menjaga kerukunan, serta menjadi pelopor kamtibmas dan perekat persatuan.

Peran pemuda tidak berhenti pada ruang digital. Di lingkungan kampus, mahasiswa didorong menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, membangun budaya akademik yang sehat, serta mengembangkan kompetensi dan prestasi. Sementara di luar kampus, pemuda diharapkan menjadi agen perubahan, mendukung program pembangunan sesuai bidang keilmuan, mendorong kemajuan masyarakat, serta mengembangkan kewirausahaan yang mampu menciptakan lapangan kerja.Peran tersebut menjadi semakin strategis karena Indonesia memiliki momentum bonus demografi pada 2030–2035. Dalam paparannya, Kapolri menempatkan pendidikan berkualitas, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan keterampilan sebagai bagian penting dalam mengoptimalkan potensi sumber daya manusia Indonesia.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi dunia kerja, tetapi juga untuk menjadi pemimpin yang mampu menghadapi perubahan dan memberikan kontribusi nyata. Kemampuan akademik perlu berjalan bersama karakter, integritas, kemampuan beradaptasi, dan pemanfaatan teknologi secara produktif.

“Tahun 2045 merupakan panggung pembuktian bagi kalian dalam memimpin Indonesia.”

Masa depan tersebut dipersiapkan melalui proses panjang sejak hari ini. Di ruang pendidikan, ruang masyarakat, maupun ruang digital, generasi muda memiliki kesempatan untuk terus belajar, berkarya, membangun kolaborasi, dan mengambil peran dalam perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas
Dugaan Pelanggaran Fatal Penggunaan Gas “Melon” di SPPG Sibaruang Siabu Mencuat, Manajemen Sebut ‘Force Majeure’
Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan
MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, PKS : Jangan Jadi Bom Waktu Demokrasi 
Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen
Banjir Genangi Jalan Bosar Maligas, Kapolsek dan Personel Turun Langsung Bantu Warga Menyeberang
Pakar Hukum Kepolisian : Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung Perkuat Penegakan Hukum
Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:07 WIB

Aktivis Madina: Pembakaran Tiga Ekskavator PETI Dinilai Simbol Runtuhnya Wibawa Satgas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Dugaan Pelanggaran Fatal Penggunaan Gas “Melon” di SPPG Sibaruang Siabu Mencuat, Manajemen Sebut ‘Force Majeure’

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:56 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, PKS : Jangan Jadi Bom Waktu Demokrasi 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Kodim 0205/TK Bangun Jembatan Beton di Juhar Ginting, Progres Capai 20 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Pakar Hukum Kepolisian : Komitmen Kapolri Dukung Pengamanan Kejagung Perkuat Penegakan Hukum

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Polri Siapkan 70 Ribu Polisi Khusus Kehutanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Polri Dalami Perkara Dugaan Korupsi Kredit Perbankan, Koordinasi dengan Instansi Terkait Terus Dilakukan

Berita Terbaru