Sttu Jehe, Agara News. Com// Tempat Hiburan Malam di Dusun Buluh didi, Desa Tanjung Mulia, kecamatan sttu jehe kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara, telah meresahkan warga Pakpak Bharat. Hal ini terungkap ketika Himpunan Mahasiswa Islam gelar Audensi ke kantor camat sttu jehe, pada hari Senin, 28/09/2026 .
Pada audensi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam cabang Dairi dan Pakpak Bharat ini di pimpin Faisal Yoga Boangmenalu dan di dampingi Kartono Berutu beserta angota lainya. Kedatangan Mereka lansung di trima Camat sttu jehe Mike Baskara Ujung, S.S.A.P. Pada Audensi ini dari pemerintah kecamatan turut di hadiri Perkompinca, antara lain Camat Sttu jehe Baskara Mike Ujung, Danramil 06 kerajan diwakili Danpos Pelda Supriadi di dampingi personil koramil kerajan, Kapolsek Sukarame AKP. Sukamto di Berutu, S.H., di dampingi personil polsek Sukarame, Sekertaris Kecamatan sttu jehe Aktyar Siagian, kepala Desa Mbinalun Berin Angkat, Kepala Desa Tanjung Mulia Pos Manik, dan Kepala Desa Tanjung Meriah Anggiat Bintang.
Dari Unsur masyarakat adalah Himpunan Mahasiswa Islam dan perwakilan Perwiritan Akbar Sttu Jehe. Audensi dan diskusi tersebut di gelar di aula kantor camat dan di pimpin oleh Camat Baskara Mike Ujung serta moderator sekcam Aktyar Siagian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada acara diskusi tersebut Camat Baskara Mike Ujung Menjelaskan, hiburan malam di Dusun buluh didi dan sekitarnya sudah sering kami lakukan himbuan baik secara tertulis mau pun lisan agar tempat hiburan malam di Dusun Buluh didi berkedok warung minuman keras seperti tuak dan lain sebagainya, dan kuat juga dugaan tempat ini menyediakan pekerja sek komersial atau PSK. Bahkan sudah pernah kita lakukan mereka membuat surat pernyataan, agar tempat usaha itu di tutup, namun setelah mereka pernyataan, itulah terjadi bencana tanah longsor dan menelan korban warga dusun buluh Didi di akhir tahun 2025 kemaren, kami pemerintah kecamatan tetap mendukung desakan Mahasiswa untuk menutup remang-remang di Buluh didi itu, namun demikian, saya akan tetap berkoordinasi dengan pihak terkait di kabupaten nantinya, ujar Baskara.
Pada kesempatan itu, Kapolsek Sukarame Sukamto Berutu menambahkan, mari kita mensosialisasikan kepada warga melalui Tokoh Agama, adat, dan tokoh masyarakat agar lokalisasi di buluh didi itu ditutup, dan kami dari pihak keamanan TNI Polri tetap menjaga keamanan ketertiban masyarakat, namun demikian kami tetap melakukan koordinasi dengan Kapolres Pakpak Bharat, agar kita melakukan tindakkan tidak menyalahi prosedur, imbuh Sukamto Berutu.
Selanjutnya, sesuai pantauan Agara News dari tempat Audensi, Beliau mendesak keras agar warung remang-remang di Buluh didi segera di tutup. ( JB )
—-290926—-


















