Dairi, AgaraNews . Com — Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Dusun III Barisan Sempung, Desa Lau Mulgap, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, terus dikebut. Babinsa Koramil 04/Tigalingga Kodim 0206/Dairi, Serka Salfianus Ginting, turut menjadi motor penggerak bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan jembatan yang memiliki panjang 30 meter dan lebar 3 meter tersebut, Rabu (30/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keterlibatan Babinsa bersama warga terlihat dalam sejumlah tahapan pekerjaan, mulai dari perataan lahan di sekitar jembatan menggunakan excavator, penggalian pondasi, perakitan papan mal, perangkaian besi tapak jembatan, pemotongan besi hingga pelangsiran pasir. Pada pekerjaan hari ini, personel bersama masyarakat melaksanakan pemasangan rangka tiang besi ukuran 16. Hingga Rabu, progres pembangunan telah mencapai 11,25 persen.
Pembangunan tersebut didukung ketersediaan sejumlah material, antara lain batu kerikil sebanyak 10 kubik, besi ulir ukuran 13 sebanyak 50 batang, besi biasa ukuran 12 sebanyak 18 batang, besi ukuran 8 sebanyak 12 batang untuk cincin, serta besi untuk lantai wiremesh ukuran 5. Dalam pelaksanaannya, satu personel TNI dan lima orang masyarakat terlibat langsung di lokasi. Seluruh kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dengan cuaca cerah.
Dandim 0206/Dairi Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P., melalui Danramil 04/Tigalingga Kapten Inf J. Maibang, mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan membuka akses masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi kendala geografis. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat dan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat akses masyarakat di wilayah pedesaan. “Infrastruktur kerakyatan ini dibangun untuk membantu masyarakat yang wilayahnya terpisah oleh sungai, jurang maupun perbukitan, sehingga mobilitas warga menjadi lebih mudah dan waktu tempuh dapat dipangkas,” ujarnya.
Keberadaan Jembatan Garuda Tahap VII-A dan VII-B diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani dalam menjangkau lahan pertanian dan mengangkut hasil panen. Akses yang lebih baik juga diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil produksi sekaligus mengurangi biaya dan tenaga yang dikeluarkan warga. Sinergi Babinsa dan masyarakat dalam pembangunan tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Negara hadir untuk rakyat.(Lia Hambali)
(Pendim 0206)

















