Harga Diri Diinjak-injak dengan Sebutan Kasar, Eks Pengungsi Sinabung Tempuh Jalur Hukum

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:11 WIB

50118 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo,.AgaraNews.com // Puluhan perwakilan warga eks pengungsi Sinabung didampingi penasehat hukum Nhovtrakapta Putra Kaban, S.H., secara resmi membuat laporan pengaduan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tanah Karo.

Langkah hukum ini diambil menyusul pernyataan bernada penghinaan yang dilontarkan salah satu orator berinisial SHG saat aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Karo, Senin (28/9/2026) lalu.Laporan tersebut telah teregister resmi dengan Nomor: LP/B/789/IX/2026/SPKT/POLRES TANAH KARO/POLDA SUMATERA UTARA.

Pernyataan Orator Lukai Harga Diri Kaum Perempuan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi unjuk rasa yang awalnya bertujuan menyuarakan aspirasi terkait penegakan hukum di halaman Kantor Kejari Karo berubah menjadi polemik setelah salah satu orator dalam orasinya melontarkan kata-kata yang merendahkan harkat dan martabat kaum perempuan eks pengungsi dengan sebutan “lonte”.

Ucapan tersebut memicu kemarahan mendalam, khususnya di kalangan ibu-ibu yang merasa dilecehkan secara terbuka di muka umum.

“Kami datang kemari lantaran harkat dan martabat kami diinjak-injak. Kami dibilang pengungsi ‘lonte’… Padahal kami punya anak dan cucu. Ini sangat melukai perasaan kami sebagai perempuan,” ujar *br Sembiring*, salah satu perwakilan warga dengan penuh kekecewaan di Mapolres Tanah Karo, Jumat (2/10/2026).Menanggapi keresahan para kliennya, penasehat hukum Nhovtrakapta Putra Kaban, S.H., menegaskan pihaknya mendampingi warga untuk menempuh jalur hukum secara tegas.

Laporan resmi telah dimasukkan ke Polres Tanah Karo agar oknum orator berinisial SHG dapat segera dipanggil, diperiksa, dan diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan di muka umum.

“Klien kami merasa sangat dirugikan dan terhina. Kami minta penyidik bertindak profesional dan segera menindaklanjuti laporan ini,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Tanah Karo belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut laporan tersebut.(Donal)

Berita Terkait

Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD ke-130 Berbagi Sembako di Sibongkaras
Tim Wasev TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Didampingi Dansatgas Salurkan Bantuan Sembako
Tim Wasev Tinjau Pembukaan Jalan Sibongkaras, Akses Desa Terisolasi Mulai Terbuka
Tim Wasev Tinjau TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Progres Pembukaan Jalan Sibongkaras Capai 70 Persen
TNI dan Pemkab Pakpak Bharat Bersinergi, Jalan Menuju Sibongkaras Mulai Terbuka
Delapan Hari, Lima Rumah Warga Sibongkaras Rampung! Tim Wasev TMMD ke-130 Turun Langsung
Tim Wasev Tinjau Lima RTLH TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Seluruhnya Rampung
Sentuhan Pengabdian TNI, Lima MCK Warga Masuk Program TMMD ke-130

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:24 WIB

Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas TMMD ke-130 Berbagi Sembako di Sibongkaras

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:20 WIB

Tim Wasev TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi Didampingi Dansatgas Salurkan Bantuan Sembako

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:12 WIB

Tim Wasev Tinjau Pembukaan Jalan Sibongkaras, Akses Desa Terisolasi Mulai Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:08 WIB

Tim Wasev Tinjau TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Progres Pembukaan Jalan Sibongkaras Capai 70 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:55 WIB

Delapan Hari, Lima Rumah Warga Sibongkaras Rampung! Tim Wasev TMMD ke-130 Turun Langsung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:50 WIB

Tim Wasev Tinjau Lima RTLH TMMD ke-130 Kodim 0206/Dairi, Seluruhnya Rampung

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:46 WIB

Sentuhan Pengabdian TNI, Lima MCK Warga Masuk Program TMMD ke-130

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:17 WIB

MWC NU Kecamatan Makasar Berkolaborasi Bersama Yayasan Pendidikan Bhakti Jakarta Timur Gelar Apel HSN 2026

Berita Terbaru