Jakarta, AgaraNews. Com — Luky Alfirman kembali ke Kementerian Keuangan setelah Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 1 Oktober 2026. Sebelumnya, Luky menjabat Direktur Jenderal Anggaran sebelum dicopot Menteri Keuangan saat itu, Purbaya Yudhi Sadewa, pada April 2026.
Pencopotan tersebut sempat dikaitkan dengan polemik pengadaan 21.801 motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada Mei 2026, ketika ditanya apakah Luky dicopot karena anggaran motor MBG, Purbaya menjawab agar wartawan menebak sendiri.
Persoalan utamanya bukan berarti Luky terbukti melakukan korupsi. Yang menjadi sorotan adalah bagaimana sebuah belanja yang sebelumnya disebut telah ditolak justru bisa lolos dalam mekanisme anggaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Purbaya bahkan mengakui adanya celah dalam sistem Direktorat Jenderal Anggaran yang membuat pengadaan tersebut dapat berjalan. Ia menyatakan pengadaan motor untuk BGN sebelumnya telah ditolak, tetapi kemudian anggarannya tetap keluar.
Rp1,035 triliun untuk 21.801 motor
Kejaksaan Agung menyebut pengadaan 21.801 unit motor listrik memiliki nilai kontrak sekitar : Rp1.035.515.297.908 atau sekitar Rp1,035 triliun.
Dalam perkara dugaan korupsi tata kelola MBG, Kejagung menyatakan pengadaan tersebut bermasalah karena vendor yang digunakan disebut tidak memenuhi persyaratan dan terdapat dugaan mark-up harga. Kejagung juga menyebut persoalan tersebut menyebabkan pemborosan dan kerugian keuangan negara.
Artinya, ada dua hal yang harus dipisahkan:
1. Luky ≠ terbukti korupsi.
Tidak ada dasar dari data tersebut untuk menyatakan Luky secara pribadi melakukan korupsi.
2. Kebijakan/pengendalian anggaran ≠ bebas dari kritik.
Pengadaan bernilai lebih dari Rp1 triliun dapat dipertanyakan dari sisi kebutuhan, pengawasan, mekanisme persetujuan, efisiensi, dan value for money.
Bahkan Purbaya sendiri menyebut dirinya “kecele” dalam persoalan tersebut dan mengatakan pihak-pihak di Kementerian Keuangan yang terkait dengan lolosnya anggaran telah ditindak.
Ironi yang kini muncul
Beberapa bulan setelah dicopot dari posisi Dirjen Anggaran di tengah kisruh tersebut, Luky kembali ke Kemenkeu kali ini dengan posisi Wakil Menteri Keuangan.(Ipul/Lia Hambali)


















