Tangis Mitra MBG Asal Toraja: Emas Keluarga Digadai, Suami Sakit, Modal Rp 3 Miliar Tak Kembali

LIA HAMBALI

- Redaksi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:47 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AgaraNews.com // Tangis pecah dari seorang mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Perempuan bernama Leni mengaku menjadi korban setelah modal besar yang ia keluarkan untuk membangun dapur SPPG MBG tak kunjung ada kepastian pengembalian.

Dengan suara terbata, Leni bercerita bahwa ia telah menggadaikan seluruh harta keluarga demi program tersebut.

“Nama saya Leni dari Toraja, Tana Toraja. Gimana itu, uang bank, uang ambil mobil-mobilnya keluargaku aku gadaiin, aku ambil emasnya keluargaku, orang tuaku, saudara-saudaraku aku gadai. Itu sudah satu-satu sudah ditarik, sudah dilelang. Aku sudah tidak mampu lagi ganti emas-emas keluarga saya,” ujarnya di Jakarta, Senin (6/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Leni mengaku total kerugian yang ia alami kurang lebih mencapai Rp 3 miliar. Dana itu berasal dari pinjaman bank, pegadaian, hingga meminjam aset teman dan toko bangunan.

“Emas teman-temanku punya aku gadaikan semua untuk membangun dapur ini. Mobilnya teman aku gadaiin. Sekarang satu-satu itu sudah disita, sudah dilelang. Aku sudah tidak bisa bergerak sekarang,” kata Leni.

Beban tersebut, lanjut Leni, berdampak langsung pada kondisi keluarganya. Sang suami jatuh sakit komplikasi dan vertigo akibat tekanan ditagih utang selama 5 bulan terakhir, sementara BPJS keluarga menunggak sehingga tak bisa berobat maksimal.

“Suamiku sudah sakit, sudah tidak mampu lagi masukin dia rumah sakit, BPJS sudah nunggak. Dia komplikasi, vertigo karena berpikir terus setiap ditagih. Gimana aku mau ngapain lagi,” isaknya.

Ia mengaku belum bisa membayar para tukang bangunan dan toko material yang terlibat dalam pembangunan dapur. Bahkan para pekerja yang sudah direkrut belum bisa bekerja karena dapur belum beroperasi.

“Juknis awal mengatakan kita dikasih keuntungan dan insentif sekian, makanya kita mau membangun dengan percepatan selama 35 hari. Sekarang aku diminta pertanggungjawaban sama tukang-tukang dan toko bangunan. Mereka juga jadi korban, ini rakyat kecil yang jadi korban,” tuturnya.

Leni menilai Program MBG sejatinya adalah program mulia dari pemerintah, namun pelaksanaannya di lapangan justru menimbulkan banyak korban di kalangan mitra.

“Sebenarnya ini program pemerintah, program mulia. Tapi ini banyak juga yang korban karena MBG ini, termasuk saya. Apalagi saya lebih parah,” ucapnya.

Kini ia hanya berharap modalnya dikembalikan, tanpa menuntut keuntungan atau insentif seperti yang dijanjikan di awal.

“Harapanku, aku mau pemerintah kembalikan modal saya untuk aku bisa membayar hutang-hutang saya. Aku nggak usah untung lagi seperti yang dijanjikan dari awal seperti juknis pertama. Aku mau modal aku aja dikembalikan supaya suamiku bisa sehat kembali, aku nggak dikejar-kejar hutang lagi, nggak ditagih lagi sama toko-toko bangunan dan tukang-tukang yang belum ku bayar sampai saat ini,” pungkas Leni sambil menangis.

Hingga kini, Leni mengaku terpaksa bertahan di Jakarta untuk menghindari tagihan yang terus berdatangan di kampung halamannya.(Lia Hambali)

Reporter : Supriyadi

Berita Terkait

Polda Banten Imbau Masyarakat Waspadai Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Mitra MBG Yuka Afrianto Tagih Kepastian: Jika Dapur Tak Jalan, Kembalikan Modal Kami
Kecewa Audiensi Batal Sepihak, Presidium Mitra SPPG MBG Ancam Kepung Senayan dan Istana
MK Bacakan Putusan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Malam Ini Pukul 20.00 WIB
Ketum DPP KNPI: Hoaks soal Kapolri Baru Fitnah Murahan, Jangan Ganggu Citra Polri
Ketum AMI ; Mendesak KKP, DJP Dan APH Untuk Menindak Tegas PT MMP, PT BB/BAN, PT BMI, dan PT BAL Terkait Impor Udang
Kampung Berkah Syahmad Diresmikan, Warga Kini Nikmati Lingkungan Lebih Layak
Asri Ludin Tambunan Gandeng Kejari Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Polda Banten Imbau Masyarakat Waspadai Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Tangis Mitra MBG Asal Toraja: Emas Keluarga Digadai, Suami Sakit, Modal Rp 3 Miliar Tak Kembali

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Mitra MBG Yuka Afrianto Tagih Kepastian: Jika Dapur Tak Jalan, Kembalikan Modal Kami

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kecewa Audiensi Batal Sepihak, Presidium Mitra SPPG MBG Ancam Kepung Senayan dan Istana

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:31 WIB

MK Bacakan Putusan Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Malam Ini Pukul 20.00 WIB

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Ketum AMI ; Mendesak KKP, DJP Dan APH Untuk Menindak Tegas PT MMP, PT BB/BAN, PT BMI, dan PT BAL Terkait Impor Udang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Kampung Berkah Syahmad Diresmikan, Warga Kini Nikmati Lingkungan Lebih Layak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Asri Ludin Tambunan Gandeng Kejari Cegah Penyimpangan Anggaran Sekolah

Berita Terbaru