Aceh Utara, AgaraNews. Com // Lumpur sawah bukan halangan bagi Sertu Herman Suhadi untuk membuktikan komitmennya. Dengan celana yang menggulung hingga ke lutut, Babinsa Koramil 24/Nibong ini dengan cekatan mencabut bibit padi satu per satu, bersama para petani Desa Paya Terbang, Selasa (16/9/2025). Suasana keakraban dan semangat kebersamaan jelas terlihat dalam kegiatan Hanpangan.
“Ini bukan tugas, ini panggilan hati. Turun ke sawah, berkeringat bersama mereka, ini cara kami membangun ketahanan pangan dari akar rumput, dari bibir ini sendiri,” ujar Sertu Herman, suaranya lantang menembus gemericik air sawah, sambil sesekali melepas senyum kepada para petani yang bekerja di sawah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai mencabut bibit, pria yang akrab disapa Bang Herman ini pun berkeliling, meninjau petak-petak sawah yang sudah ditanam sebelumnya. Katanya, ia memeriksa dengan mata jeli setiap helai daun, memastikan tidak ada hama yang mengancam. “Bagus, pertumbuhannya sehat. Tapi kita harus tetap waspada, Rawat baik-baik,” sambungnya memberikan semangat.
Kegiatan yang penuh kehangatan ini bukan sekadar seremonial. Tujuannya jelas, mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan di Kecamatan Nibong. Kehadiran Babinsa yang penuh empati di tengah lumpur sawah memberikan energi positif dan keyakinan baru bagi para petani untuk bersama-sama menuju swasembada pangan.( Lia Hambali)


































