Tradisi Erlau-lau :  Simbol Kearifan Lokal Masyarakat Karo dalam Menghadapi Musim Kemarau

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 18:11 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Karo, AgaraNews. Com // Masyarakat Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menggelar tradisi budaya unik untuk memohon turunnya hujan. Acara yang dikenal dengan nama “Erlau-lau” ini dilaksanakan pada Kamis (18/09/2025) di wilayah Tigabinanga, sebagai bentuk kearifan lokal dalam menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan.

Tradisi Erlau-lau rutin dilakukan saat hujan tak kunjung turun, terutama ketika tanaman pertanian mulai terancam kekeringan. Saat ini, mayoritas petani di Tigabinanga sedang menanam jagung, yang sangat membutuhkan air. Pemuka Adat Sebayang menjelaskan bahwa acara Erlau-lau dilaksanakan untuk memanggil hujan, dan tradisi ini sudah turun-temurun dilakukan setiap kali musim hujan terlambat datang.Dalam prosesi Erlau-lau, semua yang lewat, termasuk kendaraan, akan disiram air sebagai simbol pemanggilan hujan. Warga percaya bahwa tradisi tersebut bukan hanya simbolik, tetapi juga sebagai bentuk doa bersama agar alam segera memberi hujan yang sangat dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antusiasme warga dalam mengikuti acara ini sangat tinggi. Seorang warga yang mengikuti acara tersebut mengatakan, “Kami sangat berharap hujan segera turun. Sebagian besar masyarakat di Tigabinanga adalah petani jagung, dan tanaman kami sudah sangat membutuhkan air.”ujarnya.

Tradisi Erlau-lau tidak hanya menjadi bentuk perlawanan terhadap kekeringan, tetapi juga melestarikan nilai-nilai budaya dan gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat Karo. Acara ini menjadi simbol kekuatan komunitas dan kepercayaan masyarakat terhadap tradisi leluhur mereka.

Dengan demikian, tradisi Erlau-lau menjadi salah satu contoh kearifan lokal yang masih dijunjung tinggi di tengah masyarakat Karo [Lia Hambali].

Berita Terkait

Babinsa Pandau Hilir Hadiri Musyawarah Kelurahan Usulan PKH Makmur di Medan Perjuangan
Babinsa Koramil 0201-16/TM Monitoring Kasus Penyerangan di Mie Gacoan Tanjung Morawa
Babinsa Koramil 0201-14/PB Laksanakan Komsos dengan Warga Binaan
Babinsa Koramil 14/PB Berikan Motivasi Anak-anak Mengaji di Desa Lubang Ido
Peletakan Batu Pertama Gereja GPI di Desa Bangun Sari, Danramil 0201-16/TM Hadiri Kegiatan
Babinsa Koramil 0201-16/TM Monitoring Pembagian BLT Dana Desa di Bangun Sari Baru
Babinsa Koramil 0201-04/MK Anjangsana Di SPBU Wilayah Binaan
Dandim 0201/Medan Bersama Koramil 07/MT Gelar Vidcom di Gedung KDKMP Laucih

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:05 WIB

Babinsa Pandau Hilir Hadiri Musyawarah Kelurahan Usulan PKH Makmur di Medan Perjuangan

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:03 WIB

Babinsa Koramil 0201-16/TM Monitoring Kasus Penyerangan di Mie Gacoan Tanjung Morawa

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:00 WIB

Babinsa Koramil 0201-14/PB Laksanakan Komsos dengan Warga Binaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:57 WIB

Babinsa Koramil 14/PB Berikan Motivasi Anak-anak Mengaji di Desa Lubang Ido

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:55 WIB

Peletakan Batu Pertama Gereja GPI di Desa Bangun Sari, Danramil 0201-16/TM Hadiri Kegiatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:49 WIB

Babinsa Koramil 0201-04/MK Anjangsana Di SPBU Wilayah Binaan

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:46 WIB

Dandim 0201/Medan Bersama Koramil 07/MT Gelar Vidcom di Gedung KDKMP Laucih

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:43 WIB

Babinsa Kelurahan Tegal Sari Mandala.1 Komsos Bersama Tiga Pilar Di Kantor Lurah

Berita Terbaru