Medan, AgaraNews.com // Kasdam I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, secara resmi membuka Open Tournament Tinju Piala Panglima TNI ke-80 di Balai Prajurit Makodam I/BB, Medan, pada Sabtu (27/9/2025). Ajang ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI dan menjadi wadah bagi para petinju muda untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka.
Turnamen ini bertema “Semangat Prima, Kita Tingkatkan Prestasi Olahraga Menuju Indonesia Emas”. Tema ini mencerminkan semangat dan tekad para atlet untuk meningkatkan prestasi olahraga dan menjadi yang terbaik. Ajang ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan dan sportivitas di kalangan atlet.
Turnamen ini diikuti oleh 185 petinju dari berbagai daerah, terdiri dari 139 atlet putra dan 46 atlet putri. Mereka akan bertarung di 16 kelas sesuai kategori berat badan. Dengan jumlah peserta yang banyak dan beragam, ajang ini diprediksi akan menjadi sangat kompetitif dan menarik.
Ketua Umum PP Pertina, Dr. Hillary Brigita Lasut, menegaskan bahwa Piala Panglima TNI memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi. “Ajang ini adalah simbol kemitraan TNI dengan olahraga nasional, sekaligus wadah membangun sportivitas, disiplin, dan semangat bela negara,” ujarnya.
Brigjen Deki Santoso Pattinaya menyampaikan bahwa HUT ke-80 TNI bukan hanya momentum refleksi pengabdian, melainkan juga sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Melalui turnamen ini, kita ingin lahir atlet berprestasi yang tidak hanya membanggakan bangsa, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertandingan akan berlangsung dari 27 September hingga 2 Oktober 2025. Dengan jadwal yang telah ditentukan, para atlet dan penonton dapat menantikan ajang yang penuh dengan aksi dan drama ini. Antusiasme masyarakat dan atlet terlihat jelas dalam acara pembukaan ini, dan diharapkan dapat terus meningkat sepanjang turnamen berlangsung.
Dengan adanya turnamen ini, diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan atlet muda sekaligus sarana memperkuat persaudaraan lewat olahraga. Selain itu, turnamen ini juga dapat menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi olahraga dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.( Lia Hambali)
Sumber : Pendam I/BB


































