Ketua LIBra Kabupaten Tulangbawang Akan Mendalami Terkait Dugaan Penyelewengan PiP Dan BOP PKBM Laskar Pelangi 

KAPERWIL PROV. LAMPUNG

- Redaksi

Selasa, 14 Oktober 2025 - 09:53 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG – Sudah dua kepala pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di kabupaten Tulangbawang yang telah ditetapkan oleh Kejari Tulangbawang jadi tersangka diakibatkan menyalah gunakan bantuan Operasional Penyelenggara (BOP), Namun diduga hal itu tidak menyurutkan langkah bagi kepala Pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Laskar Pelangi untuk melakukan modus yang sama.

 

Diberitakan sebelumnya diduga Kepala PKBM Laskar Pelangi melakukan penyelewengan dalam penyaluran dana bantuan program Indonesia Pintar (PIP) dari tahun 2018 hingga tahun 2023, Kini muncul kembali yang menghebohkan dikalangan masyarakat dan Publik terkait dugaan pengelolaan bantuan BOP yang diduga banyak praktek manipulasi data,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan penyalah gunaan jabatan dan weweng terindikasi melakukan tindakan yang melawan hukum dengan dugaan melakukan penyelewengan dana bantuan Operasional penyelenggara (BOP) serta bantuan program Indonesia Pintar (PIP) PKBM Laskar Pelangi mulai mencuat hingga menjadi perbincangan dikalangan masyarakat dan publik.

Dugaan penyimpangan muncul setelah tim investigasi media menemukan adanya indikasi peserta didik yang diduga fiktif serta tidak terlaksananya kegiatan belajar tatap muka sesuai aturan. Padahal, pemerintah menyalurkan dana BOP dengan tujuan mulia, memberi kesempatan pendidikan kesetaraan bagi warga yang putus sekolah agar memperoleh ijazah setara SD, SMP, dan SMA.

Besarnya dana bantuan BOP per siswa yang ditetapkan oleh pemerintah, Hal tersebut membuat oknum pengelola PKBM Laskar Pelangi diduga berlomba-lomba menambah jumlah peserta, bahkan dugaan dengan cara manipulasi data.

Menurut keterangan warga setempat yang selalu mengamati perjalanan kegiatan belajar mengajar di PKBM Laskar Pelangi mengatakan kepada awak diduga jumlah peserta didik yang dilaporkan ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) diduga tidak sesuai dengan kondisi yang nyata di lapangan.

“Kalau diperiksa dan diteliti, jumlah siswa yang benar-benar ikut belajar jauh lebih sedikit dibandingkan laporan resmi di Dapodik. Dugaannya, pihak pengelola hanya ingin mengejar pencairan dana,” ujar salah satu sumber yang meminta namanya dirahasiakan, untuk detail jumlah siswa dan besaran BOP PKBM Laskar Pelangi akan dituangkan dalam pemberitaan yang akan diterbitkan secara bergulir.

 

Ketua DPC LSM (LIBRA) Lembaga Investigasi Bersama Rakyat. Budi Darmawan akan mendalami terkait penyalah gunaan anggaran negara yang dikelola oleh kepala pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Laskar Pelangi

“Tentunya kita tetap mengedepankan Asas Praduga Tak Bersalah, Sejauh ini dugaan penyimpangan baik PIP atau BOP di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Laskar Pelangi akan segera saya pelari dan akan saya dalami atas temuan dari hasil investigasi anggota saya dilapangan, Setelah saya pelajari memang ada diantaranya mengarahkan kegiatan yang merugikan keuangan negara maka saya akan segera melaporkan kepada Pihak Aparat penegak hukum (APH)

 

Hal tersebut tentunya kami selaku Lembaga Swadaya Masyarakat selaku Sosial Kontrol, tentunya berharap perlu penyelidikan lebih lanjut dari aparat penegak hukum maupun dinas terkait. Kami Media dan Lembaga tetap menjunjung asas cover both sides dengan memberikan ruang klarifikasi kepada pihak terkait. BERSAMBUNG

(Darsani)

 

Berita Terkait

Pemkab Aceh Tenggara Dorong Pembentukan Unit Kerja Imigrasi, Harapan Baru untuk Pelayanan Lebih Dekat dan Cepat
Amsal Christy Sitepu Divonis Bebas : Hakim Tegaskan Amsal Tak Terbukti Korupsi Dana Video Profil Desa di Karo
Pasca Idul Fitri 1447 H, DLH Aceh Tenggara Gelar Gotong Royong Massal, Wujudkan Lingkungan ASRI
Polsek Pademangan Intensifkan Patroli Jalan Kaki, Antisipasi Pencurian Rumah Kosong Saat Mudik Lebaran 2026
LSM PERKARA Bongkar Dugaan Pungli di DPMK Aceh Tenggara, Kades Disebut Setor Rp600 Ribu
Tim SDM Polda Sumut Supervisi di Polres Simalungun, Evaluasi Pengelolaan Personel dan Tinjau Fasilitas
Gerai KDKMP Lae Nuaha Rampung 100 Persen, Kasdim 0206/Dairi Ikuti Zoom dengan Wakil Panglima TNI Bahas Percepatan Pembangunan
Wali Murid SDN 03 Setiadarma Kecam Program Makan Bergizi Gratis, Desak Evaluasi Segera,..!!!

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 02:38 WIB

Kejari Karo Dikritik Habis-Habisan : ’11 Hari Kerja, Tetapkan Tersangka’ Jadi Bumerang

Sabtu, 4 April 2026 - 02:14 WIB

Kepala Desa Tak Tersentuh : Amsal Christy Sitepu Bebas, Pertanyaan Besar Menghantui Pengelolaan Anggaran Desa”,..???

Sabtu, 4 April 2026 - 01:54 WIB

Bupati Karo Hadiri Konser Pena Emas Ferly Sitepu, Wujudkan Karo Berbudaya

Sabtu, 4 April 2026 - 01:47 WIB

Kodim 0806/Trenggalek Mulai Renovasi 9 Rumah Tidak Layak Huni di Gandusari

Sabtu, 4 April 2026 - 01:44 WIB

Gerai Koperasi Merah Putih Karangduren Dikebut, Warga Sambut Harapan Baru Ekonomi Desa

Sabtu, 4 April 2026 - 01:37 WIB

Wujud Kepedulian Nyata Satgas PAMTAS RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Untuk Rakyat

Sabtu, 4 April 2026 - 01:28 WIB

Pegadaian Ambalawi Jadi Sorotan: HIMAWI Tuntut Polisi Bongkar Skema Pengalihan Dana Rp1,9 Miliar,..!!!

Sabtu, 4 April 2026 - 00:37 WIB

Polres Simalungun Berhasil Ringkus D.F.H Diduga Pengedar Sabu 4,18 Gram di Tanah Jawa, Sempat Buang Barang Bukti

Berita Terbaru