Sibolga, 25 November 2025, AgaraNews.com // Hujan deras yang melanda Sibolga sejak Senin (24/11) telah memicu banjir bandang dan longsor di empat kecamatan utama, yaitu Sibolga Kota, Sambas, Selatan, dan Utara. Ketebalan air mencapai 30-50 cm, menyebabkan banyak warga harus diungsikan ke tempat aman.
Kondisi ini menyebabkan lumpuhnya aktivitas kota dan merusak fasilitas umum serta permukiman. Longsor terparah dilaporkan terjadi di Jalan Perjuangan, Kelurahan Parombunan, Sibolga Selatan, menimpa rumah dan menyebabkan seorang ibu bersama bayinya terperangkap timbunan longsor dan dalam proses evakuasi.
Juga dilaporkan empat korban tewas akibat musibah longsor di Sibolga dan sekitar. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk mengikuti instruksi evakuasi dan tetap waspada terhadap potensi bencana susulan yang mungkin terjadi setelah hujan deras intensitas tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses evakuasi masih berlangsung, dengan upaya aktif dilakukan oleh BPBD dan pemerintah setempat ke rumah-rumah warga yang terdampak banjir dan longsor. Pengungsian sudah dilakukan terhadap warga yang rumahnya terendam air dan terancam longsor.
Bantuan darurat yang dibutuhkan meliputi ;
– Bantuan bahan pangan seperti beras, minyak makan, dan gula
– Bantuan sandang atau pakaian layak pakai
– Obat-obatan dan perlengkapan medis
– Perlengkapan darurat seperti tenda, selimut, alat masak, dan penerangan darurat
– Tim penolong SAR dan medis untuk evakuasi dan pertolongan
Pemerintah Kota Sibolga juga sudah memberikan ribuan paket bantuan sembako kepada para korban dalam upaya meringankan dampak bencana. ( Donal)

































