Tanah Datar, 28 November 2025, AgaraNews .com // Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Machfud, S.E., (tautan tidak tersedia), melakukan peninjauan langsung ke lokasi jalan Lembah Anai yang terputus akibat banjir di Nagari Singgalang, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar. Jalan strategis ini merupakan jalur utama penghubung Padang–Bukittinggi yang terputus total karena erosi sisi badan jalan yang dipicu oleh hujan deras yang melanda wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.
Setiba di lokasi pada Jumat (28/11/2025), Danrem 032/Wirabraja bersama rombongan menyaksikan kondisi kerusakan yang cukup parah. Sebagian lebar jalan dilaporkan tenggelam oleh longsoran tanah dan material yang tergerus aliran air, sehingga arus lalu lintas kendaraan roda empat maupun roda dua menjadi tidak dapat dilalui. Situasi ini jelas mengganggu mobilitas warga serta berdampak signifikan terhadap perekonomian daerah mengingat jalur tersebut merupakan arteri vital bagi perdagangan dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Dalam keterangannya di lokasi, Brigjen TNI Machfud menegaskan pentingnya jalur Lembah Anai bagi kesejahteraan masyarakat. “Kita menyadari betapa pentingnya jalur ini bagi mobilitas warga dan perekonomian daerah. Kerusakan yang terjadi bukan hanya mengganggu akses, tapi juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kita akan segera mendorong dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Dinas PUPR, dan unsur terkait untuk mengambil langkah-langkah penanggulangan darurat dan perbaikan yang cepat,” ungkapnya.
Selama kunjungan, Danrem juga berinteraksi langsung dengan warga sekitar yang terdampak banjir dan terputusnya jalan. Ia memberikan semangat dan jaminan bahwa TNI akan turut berperan aktif dalam proses pemulihan. “Korem 032/Wirabraja siap memberikan dukungan tenaga dan peralatan jika diperlukan untuk mempercepat penanganan kerusakan,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerja sama yang erat antara pihak TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat normalisasi akses jalan Lembah Anai. Dengan kembalinya jalur tersebut, aktivitas warga dan arus perdagangan di Kabupaten Tanah Datar dan sekitarnya diproyeksikan dapat berjalan lancar seperti sedia kala, mengurangi dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh terputusnya jalur utama Padang–Bukittinggi.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan Dinas PUPR telah diminta untuk segera melakukan asesmen kerusakan dan menyusun rencana perbaikan darurat. Danrem 032/Wirabraja juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang masih belum menentu dan mengikuti arahan pihak berwenang demi keselamatan bersama.
Dengan langkah cepat dan koordinasi yang solid, diharapkan penanganan jalan Lembah Anai dapat tuntas dalam waktu dekat, mengembalikan fungsi vital jalur tersebut bagi masyarakat Tanah Datar dan sekitarnya.(Lia Hambali)































