Dairi, AgaraNews .com // Semangat kebersamaan terpancar di Desa Lae Panginuman, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi. Babinsa Koramil 03/Parongil Kodim 0206/Dairi, Sertu Latif, menggelar bincang-bincang santai sambil ngopi bersama Kepala Desa Lae Panginuman A. Sitorus dan pengurus Koperasi KDKMP di posko yang berada tepat di samping kantor desa. Pertemuan tersebut bukan sekadar obrolan ringan, tetapi bagian dari upaya TNI dalam membangun komunikasi aktif dengan masyarakat guna memperkuat stabilitas ekonomi desa pascabencana dan dinamika wilayah. Senin, 1 Desember 2025.
Dalam dialog informal tersebut, Sertu Latif bersama Kepala Desa dan pengurus koperasi memantau langsung progres percepatan pembangunan gerai KDKMP yang saat ini telah memasuki tahap pembuatan pondasi. Lokasi pembangunan yang berada di sisi kantor desa menjadi harapan baru bagi pelaku usaha kecil dan kelompok tani setempat. Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses percepatan pembangunan adalah wujud gotong royong nyata dan kolaborasi yang perlu dijaga serta diperkuat dalam setiap langkah pembangunan desa.
Kepala Desa Lae Panginuman, A. Sitorus, menegaskan bahwa gerai koperasi menjadi salah satu strategi desa untuk memperluas akses pasar warga, khususnya untuk produk pertanian dan UMKM. Ia menjelaskan, keberadaan gerai ini diharapkan menjadi pusat distribusi yang mampu meningkatkan nilai jual produk lokal, mengurangi biaya logistik, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Sitorus menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI, khususnya Babinsa, yang telah memberi pendampingan tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pembinaan sosial dan ekonomi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Danramil 03/Parongil, Kapten Inf Hernandez, melalui Babinsa Sertu Latif menyampaikan bahwa TNI senantiasa hadir untuk membantu menghadirkan solusi di tengah masyarakat. Kehadiran Babinsa di desa bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian integral dari tugas teritorial yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas. “Kami mendorong masyarakat untuk tetap kompak dan menjaga semangat gotong royong. Pembangunan ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi investasi masa depan bagi generasi desa,” ungkapnya.
Gerai KDKMP Lae Panginuman ditargetkan menjadi ikon baru ekonomi desa yang mampu menumbuhkan kepercayaan warga dalam berwirausaha. Sambil menyeruput kopi panas di posko sederhana, percakapan antara aparat desa, pengurus koperasi, dan Babinsa menjadi momentum kecil namun penting: bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan anggaran, tetapi juga kebersamaan, dialog, dan kepedulian. Dengan sinergi yang terus terjaga, Desa Lae Panginuman optimistis menatap masa depan yang lebih sejahtera.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)


































