Dairi, AgaraNews .com // Upaya menjaga kestabilan ekonomi masyarakat dilakukan aparat teritorial pascabencana longsor dan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah Aceh dan Sumatra Utara. Senin, 1 Desember 2025, Babinsa Koramil 02/Sidikalang Kodim 0206/Dairi, Sertu Nuroso, turun langsung ke Pasar Sidikalang untuk memantau harga beras dan memastikan ketersediaan pangan bagi warga. Kehadiran Babinsa ini menjadi langkah preventif mencegah gejolak harga akibat gangguan distribusi pasca bencana.
Dalam giatnya, Sertu Nuroso berdialog dengan salah satu pengecer beras, Ibu Roslin Tarigan, yang sudah lama berjualan di pusat Pasar Sidikalang. Ia menanyakan kondisi stok dan perkembangan harga sejak terjadinya bencana di sejumlah daerah. Menurut Ibu Roslin, pasokan beras masih stabil dan belum terjadi kenaikan harga yang berpotensi membebani masyarakat. Distribusi dari pemasok dinilai berjalan normal meskipun situasi regional sempat terdampak musibah.
Hasil pemantauan menunjukkan harga beras di Pasar Sidikalang tetap berada pada tingkat wajar. Beras premium dijual Rp16.000 per kilogram, beras medium Rp15.000 per kilogram, beras kampung Rp16.000 per kilogram, dan beras merah Rp16.000 per kilogram. Faktor ketersediaan stok yang mencukupi menjadi alasan utama stabilitas harga, sekaligus menunjukkan koordinasi baik antara pedagang, pemasok, dan pihak berwenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain pengecekan harga, Babinsa juga memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak melakukan penimbunan serta tetap menjaga transparansi penjualan. Pendekatan humanis ini menjadi ciri khas peran TNI dalam membantu menjaga kenyamanan masyarakat, khususnya saat wilayah sekitar menghadapi kondisi darurat. “Kami hadir untuk memastikan rakyat tetap tenang dan kebutuhan pokok tidak terganggu,” ungkap Sertu Nuroso saat berada di lokasi.
Danramil 02/Sidikalang, Kapten Inf T. Aritonang, menegaskan bahwa monitoring bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala. Ia menyebut langkah ini penting guna mendukung stabilitas daerah dan mengantisipasi dampak lanjutan pasca bencana. “Ketahanan pangan adalah bagian dari keamanan wilayah. Selama stok terkendali dan harga terjaga, masyarakat Dairi dapat beraktivitas dengan tenang,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa Koramil siap bersinergi dengan pemerintah daerah demi menjaga perekonomian masyarakat tetap solid. ( Lia Hambali)
(Prajurit Pena)


































