Dugaan Kongkalikong Kapus–Bendahara Puskesmas Gunung Baringin: Pegawai Desak Audit Inspektorat

LIA HAMBALI

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025 - 20:10 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mandailing Natal, AgaraNews .com // Dugaan kongkalikong antara Kepala Puskesmas dan bendahara UPT Puskesmas Gunung Baringin kembali mencuat setelah sejumlah pegawai melaporkan ketidakwajaran dalam pembagian dana BPJS. Informasi dari beberapa narasumber menyebutkan bahwa pembagian dana seharusnya berdasarkan kehadiran, namun praktiknya diduga ditentukan oleh kedekatan personal.

Keluhan ini berawal ketika pegawai mempertanyakan dasar pembagian BPJS yang tidak transparan. Menurut sumber internal, Kapus pernah menyampaikan bahwa kehadiran menjadi acuan, tetapi realisasi di lapangan justru berbeda dari penjelasan tersebut. Hal inilah yang kemudian memicu polemik di lingkungan UPT Puskesmas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ungkapan dalam Bahasa Mandailing, “Nangkon pe masuk godangan do BPJS na asal mabiar Kapus i tu pegawai nai,” menjadi buah bibir para pegawai. Arti ungkapan tersebut adalah, “Tak masuk pun, bisa besar BPJS-nya asalkan Kapus takut pada pegawai itu.” Kalimat ini menggambarkan dugaan praktik tebang pilih yang didasarkan pada hubungan personal, bukan aturan resmi.

Sejumlah pegawai juga mengeluhkan lambatnya pembagian dana BPJS setiap bulan. Pencairan kerap dilakukan pada akhir bulan, bahkan kadang melewati awal bulan berikutnya. Kondisi ini dinilai tidak profesional dan merugikan pegawai yang berhak menerima dana tepat waktu.

Dengan banyaknya keluhan tersebut, pegawai meminta Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan puskesmas. Mereka menilai pemeriksaan penting untuk memastikan tidak ada penyimpangan yang berpotensi merugikan negara maupun pegawai.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak UPT Puskesmas Gunung Baringin belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kongkalikong dalam pembagian dana BPJS. Publik kini menunggu langkah tegas pihak pengawas agar persoalan tersebut menemukan titik terang.
(Magrifatulloh/Lia Hambali).

Berita Terkait

Jembatan Gantung Perintis Progres 20,25 Persen,Menjadi Harapan Baru Warga Masyarakat
Wujud Pendampingan Babinsa Bantu Petani Rawat Tanaman Kacang Panjang, di Desa Binaan
Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, Babinsa Kawal Program MBG di Posyandu di Wilayah Binaan
Ringankan Pekerjaan Babinsa Bantu Bagun Rumah Warga di Desa Binaan
Hadir Di Tengah Umat, Danramil 11/KP Ikuti Pelepasan Jemaah Haji Labusel 1447 H
Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 02/TL Turun Langsung Dampingi Petani
Koramil 09/NL Amankan Tabligh Akbar Bilah Hilir Bertaqwa, Perkuat Persatuan dan Nilai Keagamaan
TNI Hadir di Tengah Umat, Koramil 12/LP Ikuti Pelepasan Jemaah Haji Sungai Kanan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:46 WIB

Jembatan Gantung Perintis Progres 20,25 Persen,Menjadi Harapan Baru Warga Masyarakat

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:44 WIB

Wujud Pendampingan Babinsa Bantu Petani Rawat Tanaman Kacang Panjang, di Desa Binaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:41 WIB

Dukung Kesehatan Ibu dan Anak, Babinsa Kawal Program MBG di Posyandu di Wilayah Binaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:39 WIB

Ringankan Pekerjaan Babinsa Bantu Bagun Rumah Warga di Desa Binaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:01 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 02/TL Turun Langsung Dampingi Petani

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:57 WIB

Koramil 09/NL Amankan Tabligh Akbar Bilah Hilir Bertaqwa, Perkuat Persatuan dan Nilai Keagamaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:53 WIB

TNI Hadir di Tengah Umat, Koramil 12/LP Ikuti Pelepasan Jemaah Haji Sungai Kanan

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:50 WIB

Koramil 11/KP Hadiri Peringatan Hari Buruh Internasional, Perkuat Sinergi dan Harmoni Industrial di Kotapinang

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Ringankan Pekerjaan Babinsa Bantu Bagun Rumah Warga di Desa Binaan

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:39 WIB