Medan, 4 Desember 2025, AgaraNews.com //.Kodam I/BB mengadakan sosialisasi dan uji petik pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap Narkoba (P4GN) kepada seluruh personel Babinminbetcaddam I/BB dan Zidam I/BB. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya Narkoba dan upaya pencegahannya.
Dalam sambutannya, Asintel Kodam I/BB yang diwakili Pabandya Sintel Dam I/BB Letkol Arm Edi Syahputra Ginting menekankan pentingnya memahami bahaya dan dampak Narkoba. “Imbasnya sangat luar biasa, selain dapat mengganggu kesehatan, mengganggu keuangan dan banyak lagi mudarat yang dirasakan, sampai pada pemecatan dengan tidak hormat dari Dinas TNI,” ujarnya.
Letkol Arm Edi Syahputra Ginting juga menjelaskan bahwa Kodam I/BB telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam melakukan penangkapan dan pencegahan peredaran Narkoba di Wilayah Kodam I/BB, dan telah menunjukkan hasil yang sangat luar biasa sehingga mendapatkan apresiasi dari Bapak Kasad.
“Semoga ini bisa kita pertahankan dan kita tingkatkan untuk masa yang akan datang, sehingga pengguna dan bandar Narkoba bisa kita cegah dan kita sikat sampai ke akar-akarnya,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kodam I/BB juga mengajak semua komponen untuk bahu membahu mencegah dan memberikan informasi tentang peredaran Narkoba, serta berupaya sekuat tenaga untuk menjauhi Narkoba apapun jenisnya.
“Mari kita selamatkan bangsa Indonesia, terutama para generasi muda, agar bebas dan terselamatkan dari Narkoba,” ucap Letkol Arm Edi Syahputra Ginting.
Sebelumnya, Sekretaris Babinminvetcaddam I/BB Letkol Arh M. Yakub.S E., (tautan tidak tersedia) mengucapkan selamat datang kepada tim sosialisasi dari Sintel Kodam I/BB dan mengajak seluruh Prajurit dan PNS untuk memperhatikan dan mendengarkan dengan sebaik-baiknya seluruh pengarahan yang disampaikan oleh Tim Sosialisasi P4GN Sintel Kodam I/BB.
“Apabila kalian terlibat dalam peredaran Narkoba, baik sebagai bandar maupun pengguna, kami sebagai pimpinan tidak akan segan-segan untuk memberikan hukuman yang keras kepada kalian semua,” tegas Letkol Arh M. Yakub. (Lia Hambali)
































