
Aceh Tenggara Agaranews.com – Kepedulian TNI terhadap rakyat kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro S.T bersama para Babinsa ,melaksanakan kegiatan sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir yang terisolir, di desa Simpur Jaya dan desa Rumah Bundar Kecamatan ketambe Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (05/12/2025).

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan berupa beras tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian Babinsa kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan rakyat.
Dalam kesempatan itu, babinsa simpur jaya serda Alpirasad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas seorang Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat.
Kami ingin selalu ada di sisi masyarakat, apalagi bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih. Semoga bantuan ini bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari. Kepedulian kecil ini adalah wujud nyata bahwa TNI dan rakyat tidak dapat dipisahkan,” ungkapnya.
Adapun Bentuk Bantuan Sosial yang disalurkan yaitu Beras 141 Sak = 15 Kg
diharapkan kepada masyarakat korban musibah banjir sungai Kali Alas dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dalam memenuhi kebutuhan Sehari-hari pasca terjadinya bencana Alam Banjir sungai Kali Alas
Semoga melalui kegiatan seperti ini, hubungan emosional antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin erat, sehingga tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga ketahanan wilayah sekaligus mendukung terwujudnya kesejahteraan bersama.
Aksi kepedulian tersebut mendapat sambutan hangat dari warga sekitar. Nenek Melan yang menerima bantuan mengaku terharu dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Babinsa.
Ali Azari kepala desa simpur jaya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pak Dandim dan khususnya kodim 0108/Agara yang telah hadir ke desa kami ,kehadiran bapak bapak semua menjadi penyemangat kami pasca banjir bandang kami tidak tau lagi mau kemana jalan satu satunya transportasi kami putus longsor dan di terjang banjir bandang,
(Pendim Agara).
































