Sidikalang, Dairi. AgaraNews .com // Upacara Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 berlangsung khidmat di halaman depan Kantor Bupati Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Senin (22/12/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri Komandan Kodim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, S.E., M.I.P., yang diwakili Danramil 02/Sidikalang Kapten Inf T. Aritonang, bersama unsur Forkopimda, TNI–Polri, ASN, serta organisasi perempuan.
Upacara dipimpin Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala selaku Inspektur Upacara. Turut hadir Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan, perwakilan Kejaksaan Negeri Dairi Susi Tinambunan, serta jajaran ibu-ibu Dharma Pertiwi, Persit Kartika Chandra Kirana, dan Bhayangkari. Kehadiran lintas unsur ini menegaskan komitmen bersama dalam menghormati peran strategis perempuan sebagai pilar keluarga dan bangsa.
Rangkaian upacara berjalan tertib dan penuh makna, diawali laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, pengibaran Bendera Merah Putih, hingga mengheningkan cipta. Acara dilanjutkan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, sejarah singkat Hari Ibu, serta menyanyikan Mars dan Hymne Hari Ibu. Amanat Inspektur Upacara yang membacakan pesan Menteri Pemberdayaan Perempuan menegaskan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tema Hari Ibu 2025, “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, yang dirilis oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menjadi penekanan utama dalam peringatan tersebut. Tema ini merefleksikan sejarah Hari Ibu di Indonesia yang berakar pada Kongres Perempuan Indonesia I tahun 1928, sekaligus menjadi pengingat bahwa perjuangan, pemberdayaan, dan kesetaraan gender merupakan fondasi kemajuan bangsa.
Usai upacara yang berakhir pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar, Dandim 0206/Dairi melalui Danramil 02/Sidikalang Kapten Inf T. Aritonang menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu adalah momentum refleksi dan penghormatan atas kontribusi perempuan di berbagai bidang. “Perempuan yang berdaya adalah kekuatan bangsa. Sinergi semua pihak diperlukan agar perempuan terus berkarya dan berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. ( Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
































