
Nagan Raya,Agaranews.com – Prajurit TNI Angkatan Darat yang terdiri dari Personil Kodim 0116/Nagan Raya, Yonif TP 856/SBS dan Denzibang terus mempercepat pembangunan Jembatan Bailey di Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang, sebagai langkah pemulihan akses transportasi warga pascabencana.
TNI AD terus Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Beutong Ateuh Benggalang TNI Angkatan Darat melalui Satuan Zeni Kodam Iskandar Muda (Zidam IM) terus mempercepat pemasangan Jembatan Bailey di Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang Langkah ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi masyarakat yang terputus akibat banjir dan tanah longsor yang melanda di Kabupaten Nagan Raya, Jumat (02/01/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak pagi hingga malam hari, Prajurit TNI bekerja secara intensif di lokasi pembangunan. Proses pengerjaan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, dimulai dari penyiapan perakitan rangka, hingga pemasangan struktur utama jembatan. Percepatan pembangunan ditargetkan agar jembatan dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam waktu dekat.
Pemasangan jembatan darurat tersebut merupakan bagian dari respons cepat TNI AD dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana. Keberadaan Jembatan Bailey diharapkan mampu membuka kembali akses penghubung antar wilayah yang memiliki peran penting bagi aktivitas warga. Meskipun bersifat sementara, jembatan ini dirancang dengan memperhatikan kekuatan konstruksi serta aspek keamanan dan keselamatan kerja.
Kehadiran prajurit TNI di Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Warga mengapresiasi upaya TNI AD yang turun langsung membantu mengatasi kesulitan akibat terputusnya akses transportasi. Selama jembatan belum terpasang, masyarakat terpaksa menggunakan jalur alternatif yaitu menggunakan Tali Gantung dan Jembatan Kayu yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi, terutama bagi anak-anak, lansia, dan warga yang membutuhkan layanan kesehatan.
Dengan dipercepatnya pemasangan Jembatan Bailey, mobilitas masyarakat Desa di Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang dan wilayah sekitarnya diharapkan segera kembali normal. Selain memulihkan akses transportasi, keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat mendorong kembali aktivitas perekonomian, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung kelancaran kegiatan pendidikan dan pelayanan kesehatan.
































