Kutacane//agaranews.com//
Harapan masyarakat Aceh Tenggara untuk bangkit dari dampak bencana banjir semakin menguat. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Ir. Dody Hanggodo, M.PE., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (11/1/2026), guna meninjau langsung kondisi infrastruktur yang rusak akibat banjir besar dalam beberapa bulan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan Menteri PU RI di Lapangan Pesawat Alas Leuser, Desa Lawe Kinganga, Kecamatan Semadam, disambut langsung oleh Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, SE., MM., didampingi unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Yusrizal, ST., Kepala BPJN, Kepala BWS, perwakilan HK, serta para Kepala OPD terkait.
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah pusat dalam memastikan progres penanganan infrastruktur pasca bencana berjalan cepat, tepat, dan terukur. Rombongan meninjau sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan berat, ruas jalan yang terputus, serta beberapa titik vital yang selama ini menjadi akses utama masyarakat antar kecamatan.
Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry menyampaikan bahwa kehadiran Menteri PU merupakan bentuk perhatian nyata pemerintah pusat terhadap kondisi daerah yang terdampak bencana.
“Kehadiran Bapak Menteri PU di Aceh Tenggara menjadi harapan besar bagi masyarakat kami. Beliau meninjau langsung jembatan yang rusak, jalan yang putus, sekaligus memastikan progres penanganan infrastruktur pasca bencana berjalan cepat. Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah pusat,” ungkap Salim Fakhry.
Ia menambahkan, infrastruktur jalan dan jembatan di Aceh Tenggara merupakan urat nadi perekonomian rakyat. Kerusakan akses transportasi berdampak langsung pada distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, layanan pendidikan, hingga kesehatan masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri PU RI juga melihat langsung berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dalam penanganan pasca bencana, termasuk pembangunan jembatan darurat, pembukaan akses sementara, serta perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang.
Selain itu, Menteri PU menerima paparan teknis dari jajaran pemerintah daerah terkait kebutuhan anggaran dan rencana percepatan pembangunan infrastruktur rusak akibat banjir. Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk memperkuat sinergi demi mempercepat pemulihan konektivitas wilayah.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kunjungan. Warga berharap peninjauan langsung ini menjadi awal dari percepatan pembangunan infrastruktur permanen yang selama ini mereka nantikan.
“Kami bersyukur pemerintah pusat turun langsung melihat kondisi kami. Semoga perbaikan jalan dan jembatan segera terwujud agar aktivitas masyarakat kembali normal,” ujar salah seorang warga Semadam.
Kunjungan kerja Menteri PU RI ini menjadi sinyal positif bahwa Aceh Tenggara mendapat perhatian serius dalam agenda pemulihan pasca bencana nasional. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian PU agar rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur berjalan cepat, transparan, dan berkelanjutan. Ady Gegoyong


































