Perlu Pengawasan Publik Yang Ketat Kepada Sektor Perumahan Mengingat Rawan Korupsi

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:52 WIB

5091 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh : Salamuddin Daeng

Opini, AgaraNews.com // Presiden Prabowo telah membuktikan janjinya untuk membangun perumahan rakyat secara besar-besaran melalui program tiga juta rumah. Apa buktinya? Presiden bersama DPR tahun 2026 telah menaikkan kuota rumah subsidi mencapai 45,45% dan menaikkan anggaran renovasi rumah warga miskin hingga 800%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 350 ribu rumah subsidi akan dibangun Presiden Prabowo pada tahun 2026 ini. Program ini dijalankan melalui Fasilitas Liquiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang disalurkan melalui Badan Penyelengara Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). BP Tapera sendiri berada di bawah koordinasi Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP).

Selanjutnya sebanyak 400 ribu rumah warga miskin akan direnovasi pada tahun ini. Program ini dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Program ini langsung dilaksanakan oleh Kementerian PKP melalui Dirjen, Balai dan satuan kerja (satker) Kementerian PKP.

Program pemerintah dalam rangka membangun 3 juta rumah setahun ini menelan anggaran yang sangat besar. Sehingga pelaksanaannya harus diawasi secara secara ketat agar tepat waktu, tepat sasaran dan manfaat langsung bagi rakyat dan optimal dalam menggerakkan perekonomian.

Terutama sekali oleh lembaga penegak hukum. Karena memang seharusnya lembaga penegak hukum memfokuskan diri dalam mengawasi proyek strategis pemerintah, jangan sampai ada korupsi dalam pelaksanaan program perumahan dari APBN. Memberantas korupsi hampir disebutkan dalam setiap pidato Presiden Prabowo agar pejabat negara jangan sekali kali korupsi.

Proyek proyek di bidang perumahan harus menjadi perhatian sehingga pembangunan rumah subsidi yang disubsidi uang muka, disubsidi bunga, diberikan insentif pajak, dll, oleh negara benar benar dapat diterima oleh yang berhak. Jangan sampai subsidi dan insentif semacam ini justru dinikmati oleh perusahaan besar semata.

Demikian juga dengan angaran BSPS atau anggaran renovasi rumah agar terlaksana dengan tata kelola yang baik, sehingga dana renovasi rumah sampai ke tangan yang berhak. Mengingat dana ini ditransfer kepada masyarakat untuk membeli bahan bangunan ke toko toko bangunan yang bekerja sama dengan pemerintah dan untuk membayar ongkos tukang. Korupsi terhadap anggaran BSPS di era sebelumnya, diharapkan tidak terjadi lagi di masa Pemerintahan Presiden Prabowo.

Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan aspek transparansi publik dalam seluruh program Kementerian PKP demi akuntabilitas. Kuat kepercayaan bahwa semakin terbuka dan transparan maka pengawasan publik akan semakin baik dan korupsi terhadap program program pemerintah dapat diminimalisir.

Menteri juga mengajak Aparat Penegak Hukum (APH) yakni Kejaksaan Agung, KPK, Kepolisian, agar ikut aktif dalam mengawasi dan melakukan penegakan hukum terhadap program Kementerian PKP. Pihak Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian PKP dan Dirjen Tata Kelola (Takol) Kementerian PKP ditugaskan agar jangan ragu ragu menindak tegas siapapun yang korupsi.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Apel pagi Dan Doa Bersama Menjadi Awal Yang Penuh Semangat Bagi Anggota Satgas TMMD Ke-128 Tahun 2026
Polsek Koja Gelar Jumat Peduli, Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Kamtibmas
Polsek Metro Penjaringan Rangkul Ormas dan Potmas Lewat Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jelang May Day 2026
Polres Metro Jakarta Utara Bagikan Makanan untuk Buruh, Kedepankan Pelayanan Humanis di May Day 2026
Polri Jamin Hak Konstitusional Buruh Saat May Day, Pengamanan Humanis Dikede­pankan
Polda Metro Jaya Kerahkan 6.678 Personel, Pelayanan Humanis Kawal Aksi May Day di DPR/MPR
100 Orang Buruh Datangi DPR/MPR dalam Rangka Mayday, Polda Metro Jaya Menyambut dengan Humanis
Ribuan Buruh Lintasi Kelapa Gading saat May Day 2026, Polisi Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:48 WIB

Apel pagi Dan Doa Bersama Menjadi Awal Yang Penuh Semangat Bagi Anggota Satgas TMMD Ke-128 Tahun 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:46 WIB

Polsek Koja Gelar Jumat Peduli, Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Kamtibmas

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:43 WIB

Polsek Metro Penjaringan Rangkul Ormas dan Potmas Lewat Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jelang May Day 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:41 WIB

Polres Metro Jakarta Utara Bagikan Makanan untuk Buruh, Kedepankan Pelayanan Humanis di May Day 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:35 WIB

Polri Jamin Hak Konstitusional Buruh Saat May Day, Pengamanan Humanis Dikede­pankan

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:30 WIB

100 Orang Buruh Datangi DPR/MPR dalam Rangka Mayday, Polda Metro Jaya Menyambut dengan Humanis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:29 WIB

Ribuan Buruh Lintasi Kelapa Gading saat May Day 2026, Polisi Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:20 WIB

Sebulan Menyatu Bersama Alam,Satgas TMMD 128 Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Gebang

Berita Terbaru