Ketua DPC PWDPI Sidoarjo Kunjungi Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Tegaskan Pentingnya Pembinaan Humanis

LIA HAMBALI

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:11 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Madiun, AgaraNews.com //.Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Kabupaten Sidoarjo melakukan kunjungan silaturahmi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun, Senin (2/2/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua DPC PWDPI Sidoarjo Agus Subakti, S.T. didampingi oleh bidang hukum PWDPI, yakni Supono, S.H. dan Exnaim Sinaga, S.H., M.H. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Septyawan Kuspriyo Pratomo.Septyawan, yang akrab disapa Septa, dikenal sebagai sosok yang humanis, komunikatif, dan terbuka. Dalam suasana pertemuan yang hangat, Septa menyampaikan berbagai informasi terkait sistem pembinaan dan pengamanan yang diterapkan di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam wawancara, Septa menegaskan bahwa pihaknya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pelaksanaan pembinaan warga binaan. Menurutnya, tujuan utama pemasyarakatan adalah mengembalikan kondisi mental narapidana agar siap kembali ke tengah masyarakat dengan baik, tanpa rasa minder, serta tidak mengulangi tindak pidana.“Tujuan kami adalah membina, bukan semata-mata menghukum. Kami ingin para warga binaan ketika keluar dari sini bisa kembali bermasyarakat secara sehat, percaya diri, dan produktif,” ujar Septa.

Ia juga mengakui bahwa tidak dapat dipungkiri masih terdapat beberapa narapidana yang kembali masuk ke lembaga pemasyarakatan. Namun demikian, Septa menegaskan bahwa pihak lapas terus berupaya maksimal menjalankan fungsi pembinaan secara menyeluruh.

“Lapas sudah berupaya keras melakukan pembinaan, baik secara mental, moral, maupun keterampilan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PWDPI Sidoarjo Agus Subakti, S.T., mengapresiasi upaya pembinaan yang dilakukan oleh jajaran Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. Menurutnya, pendekatan humanis dan edukatif merupakan kunci utama dalam menekan angka residivisme.

“Kami melihat langsung bagaimana Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun serius menjaga hak asasi manusia dan fokus pada pembinaan. Ini patut diapresiasi karena tujuan akhirnya adalah mengembalikan warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Agus Subakti.

Agus juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pemasyarakatan, insan pers, dan masyarakat dalam membangun pemahaman yang benar terkait sistem pemasyarakatan.

“Peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi yang objektif dan edukatif, agar masyarakat tidak lagi memandang negatif para mantan narapidana yang telah menjalani proses pembinaan,” tegasnya.Diketahui, Lapas Kelas IIA Pemuda Madiun memiliki kapasitas 876 orang dan saat ini dihuni sekitar 748 warga binaan yang semuanya berjenis kelamin laki-laki. Untuk menjaga kondusivitas, peningkatan kedisiplinan dan keamanan menjadi pilar utama agar segala bentuk aktivitas negatif dapat dicegah, termasuk pencegahan masuknya barang terlarang melalui screening (pemeriksaan) ketat oleh petugas terhadap pengunjung (keluarga warga binaan).

Selain pembinaan spiritual melalui kegiatan keagamaan di masjid dan gereja, lapas juga menyelenggarakan pelatihan keterampilan kerja sebagai bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat agar dapat langsung bekerja secara mandiri.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara PWDPI dan Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, sekaligus memberikan edukasi kepada publik bahwa sistem pemasyarakatan saat ini mengedepankan pembinaan yang manusiawi dan berorientasi pada masa depan warga binaan.(Lia Hambali)
(Tim PWDPI)

Berita Terkait

Wabup Tekankan Integritas Majelis Hakim di MTQ ke-59 
Hitungan Jam, Satreskrim Polres Tebingtinggi Ringkus Terduga Pelaku Pembacokan Di Bengkel
Kurang Dari 24 Jam, Satreskrim Polres Tebingtinggi Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Percobaan Curas Disertai Perbuatan Cabul
Terima Informasi Gangguan Musik Keras Dari Call Center, Polres Tebingtinggi Cek TKP
2 Terduga Pelaku Kasus Pencurian Di Seibamban, Diamankan Satreskrim Polres Sergai 
Di Dapur Muliana, Prajurit TMMD Menjadi Bagian Keluarga
Makan Bersama di Atas Ambal, TMMD Menyatukan Prajurit dan Warga
Secercah Asa Diujung Penantian Panjang, Terwujud Lewat TMMD

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:07 WIB

Wabup Tekankan Integritas Majelis Hakim di MTQ ke-59 

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:56 WIB

Hitungan Jam, Satreskrim Polres Tebingtinggi Ringkus Terduga Pelaku Pembacokan Di Bengkel

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:52 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Satreskrim Polres Tebingtinggi Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Percobaan Curas Disertai Perbuatan Cabul

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:48 WIB

Terima Informasi Gangguan Musik Keras Dari Call Center, Polres Tebingtinggi Cek TKP

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:44 WIB

2 Terduga Pelaku Kasus Pencurian Di Seibamban, Diamankan Satreskrim Polres Sergai 

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:58 WIB

Makan Bersama di Atas Ambal, TMMD Menyatukan Prajurit dan Warga

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Secercah Asa Diujung Penantian Panjang, Terwujud Lewat TMMD

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:33 WIB

Penggunaan Dana Desa Bambel Gabungan 2025 Terindikasi Korupsi

Berita Terbaru

HEADLINE

Wabup Tekankan Integritas Majelis Hakim di MTQ ke-59 

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:07 WIB