Menbud Fadli Zon Resmikan Pemugaran Masjid Padang Betuah, Perkuat Jejak Peradaban Islam di Bengkulu Tengah

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:13 WIB

50294 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bengkulu, AgaraNews.com //.Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, meresmikan pemugaran bangunan cagar budaya Masjid Padang Betuah di Kabupaten Bengkulu Tengah, Kamis siang (26/2).

Masjid Padang Betuah merupakan salah satu jejak peradaban Islam di Bengkulu Tengah. Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan pentingnya menghargai warisan para pendahulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita memang harus menghargai jejak perjalanan para pendahulu. Saat ini, kita melakukan akselerasi dalam perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatannya,” ujar Fadli Zon.Masjid yang berdiri sejak abad ke-19 tersebut menjadi bukti sejarah peradaban Islam dan arsitektur tradisional di Provinsi Bengkulu. Keberadaannya juga menandai proses penyebaran agama Islam di Pulau Sumatera.

“Cerita atau sejarah adalah bagian yang sangat penting, karena dari situlah kita dapat melakukan refleksi, literasi, dan edukasi,” imbuhnya.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni; Bupati Bengkulu Tengah, Rahmat Riyanto; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII, Iskandar Mulia Siregar.

“Menjaga kelestarian cagar budaya ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya menjaga bangunannya, tetapi juga terus merawat serta memperkuat identitas kebudayaan, menanamkan kebanggaan pada generasi selanjutnya sebagai nilai sejarah dan budaya,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dalam sambutannya.Masjid Padang Betuah telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya tingkat kabupaten berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bengkulu Tengah Nomor 420-424 Tahun 2024.

Pemugaran ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga merawat ingatan kolektif masyarakat atas identitas budaya tanpa menghilangkan jati dirinya. Warga setempat menyambut positif langkah tersebut.

“Dulu masjid ini berdinding bidai (bilah bambu). Karena rapuh, kami bergotong royong mengangkut pasir pantai untuk pondasi dan dinding bangunan,” kenang Dahlini, warga setempat.(Lia Hambali)

Liputan : Hasan

Berita Terkait

Percepatan Pembagunan Jembatan Aramco TNI terus bersinergi dengan masyarakat
Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional
Babinsa Koramil 02/Seunagan Bantu Petani Panen Cabai Rawit Di Desa Binaan
Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan
Babinsa Jalin komsos dengan pedagang ikan
Pererat Silaturahmi, Babinsa Lakukan Komsos dengan Tokoh Pemuda
Babinsa Posramil Kuala Pesisir Laksanakan Pendampingan Program MBG di Desa Langkak
TNI dan Warga Cor Tiang Pondasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Binaan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:24 WIB

Percepatan Pembagunan Jembatan Aramco TNI terus bersinergi dengan masyarakat

Sabtu, 18 April 2026 - 12:21 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Sabtu, 18 April 2026 - 12:18 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Bantu Petani Panen Cabai Rawit Di Desa Binaan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:16 WIB

Babinsa Koramil 05/Darul Makmur Laksanakan Komsos dengan Warga Desa Binaan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:11 WIB

Babinsa Jalin komsos dengan pedagang ikan

Sabtu, 18 April 2026 - 12:05 WIB

Babinsa Posramil Kuala Pesisir Laksanakan Pendampingan Program MBG di Desa Langkak

Sabtu, 18 April 2026 - 10:11 WIB

TNI dan Warga Cor Tiang Pondasi Jembatan Gantung Garuda di Desa Binaan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:08 WIB

Babinsa Jalin Komsos Ke Desa Bantu Warga Kupas Coklat

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:21 WIB

ACEH TENGGARA

Babinsa Jalin komsos dengan pedagang ikan

Sabtu, 18 Apr 2026 - 12:11 WIB