Tanah Karo, AgaraNews.com // Penangkapan 50 orang terkait Narkotika dalam 2 minggu terakhir di Kabupaten Karo tidak menghentikan peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. Warga menyerukan Revolusi Mental untuk melawan Narkoba, melibatkan semua pihak, terutama keluarga.
“Harus ada keseriusan dan komitmen dari semua pihak untuk mengatasi masalah ini,” kata Faudu Halawa, S.H salah seorang Pengacara kondang di Tanah Karo yang sekaligus sebagai Pengawas Serikat Praktisi Media Indonesia ( SPMI ) Kabupaten Karo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemkab Karo, Pemuka Agama, LSM, media, dan tokoh masyarakat diharapkan berperan aktif dalam pengawasan dan pencegahan.
Peran keluarga sangat penting dalam mendeteksi dan membantu anggota keluarga yang terpapar Narkoba. “Ayo semua kita awasi, kita laporkan, kita bina, kita arahkan anggota kita masing-masing,” ajaknya.
Warga juga harus membuka diri untuk berbagi informasi dan cara mengatasi Narkoba. “Kalau ada yang mau sharing, berbagi cara boleh hubungi saya,” katanya.
Masalah Narkoba memerlukan kerja sama dan komitmen semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat, tidak bisa kita tergantung dengan Aparat Penegak Hukum saja, mari bersama kita bergandengan tangan menjauhkan narkoba dari lingkungan kita, kita mulai dari anak dan keluarga terdekat dulu, tutup Faudu Halawa, S.H saat berbincang dengan awak media ini, pada Jumat 27/2/2026 di Kabanjahe. ( Lia Hambali)

































