Kutacane,agaranews.com// Suasana pagi di halaman Kantor Dinas Kesehatan Aceh Tenggara tampak berbeda dari biasanya, Senin (30/3). Ratusan aparatur sipil negara dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala UPTD Puskesmas, hingga staf Dinas Kesehatan berdiri rapi mengikuti apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H. Salim Fakhry.
Apel gabungan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi momen penting untuk mempertegas arah kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Bupati tampil tegas dan lugas. Ia menyoroti pentingnya kedisiplinan sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik. Menurutnya, aparatur pemerintah tidak hanya dituntut hadir secara fisik, tetapi juga harus menunjukkan integritas, tanggung jawab, dan dedikasi tinggi dalam bekerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita ini pelayan masyarakat. Jangan hanya datang, absen, lalu pulang. Harus ada hasil kerja yang nyata, yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Lebih jauh, Bupati menekankan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu wajah utama pemerintah di mata masyarakat. Oleh karena itu, setiap tenaga kesehatan dan aparatur terkait harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis.
Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus dibangun melalui kerja nyata yang konsisten. “Disiplin, kejujuran, dan profesionalisme bukan sekadar slogan. Itu harus menjadi budaya kerja kita setiap hari,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti perlunya peningkatan koordinasi antarinstansi. Ia meminta seluruh jajaran untuk tidak bekerja secara parsial, melainkan saling bersinergi demi mencapai target pelayanan yang maksimal.
Tak hanya itu, ia juga mendorong seluruh kepala UPTD Puskesmas agar lebih aktif turun langsung ke lapangan, memahami kondisi riil masyarakat, serta memastikan pelayanan kesehatan benar-benar berjalan optimal hingga ke tingkat desa.
“Jangan tunggu laporan di meja. Turun ke lapangan, lihat langsung kondisi masyarakat. Pastikan tidak ada pelayanan yang terhambat,” tambahnya.
Apel gabungan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tantangan pelayanan publik ke depan semakin kompleks. Oleh sebab itu, seluruh aparatur dituntut untuk bergerak lebih cepat, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam apel tersebut, diharapkan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mampu memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, khususnya di bidang kesehatan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya dalam bentuk program, tetapi juga melalui pelayanan yang berkualitas dan berkelanjutan.
(Ady)


































