Saribo Dolok, Agara News.com // Warga Desa Dolok Maraja kecamatan Dolok Silau Kabupaten Simalungun, resahkan pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari PT. SATWA KARYA PRIMA.
Hala itu di sampaikan oleh beberapa warga kepada tim media ini, kami sudah resah akibat aroma yang keluar dari area PT. SATWA KARYA PRIMA. Karna PT tersebut begerak dalam peternakan Babi ( B2), asal berhembus angin dari area PT. SATWA KARYA PRIMA itu kami warga Desa Dolok Maraja sangat tergganggu, bagai mana tidak bau kotoran babi sangat menyengat ke Lingkungan kami, jadi kami resah dan takut akibat bau kotoran itu bisa menimbulkan penyakit kepada kami Dolok Maraja, tutur warga.
Berselang waktu, tim awak media ini menyambangi PT. SATWA KARYA PRIMA di Desa Parmonangan, kecamatan Silima Kuta Kabupaten Simalungun, ingin melakukan klarifikasi kepada pihak PT. SATWA KARYA PRIMA terkait keluhan warga terkait pencemaran lingkungan yang diduga berasal dari perusahaan itu.
Namun sangat di sayangkan sekali, setelah tim awak media ini tiba di PT. SATWA KARYA PRIMA, tim awak media tidak di benarkan masuk oleh pihak PT. SATWA KARYA PRIMA melalui Pengawas, katanya pihak perusahan tidak mengijinkan pihak mana pun masuk ke area perusahaan itu karna sekarang lagi musim log down, kilahnya. Padahal awak media ingin melihat bagaimana pengelolaan Limbahnya apakah sesuai dengan prosedur yang berlaku, karna bila tidak dapat membahayakan lingkungan sekitar. Jadi menjadi pertanyaan publik, apakah ada ijin Analisis Dampak Lingkungan ( amdal )? ( JB )
—-130426—-
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT


































