Dairi,AgaraNews.com//Upaya mendorong pertumbuhan usaha mikro di pedesaan terus dilakukan aparat teritorial. Babinsa Koramil 04/Tigalingga, Kodim 0206/Dairi, Serka Salpinus Ginting menyambangi peternak ayam petelur milik warga di Desa Lau Pakpak, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk silaturahmi dan komunikasi sosial (komsos) guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan.
Dalam kunjungannya, Serka Salpinus Ginting meninjau langsung kondisi kandang sekaligus berdialog dengan pemilik ternak, Manapar Malau. Ia memberikan motivasi agar usaha peternakan ayam petelur yang dijalankan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga. Selain itu, Babinsa juga menekankan pentingnya manajemen pemeliharaan yang baik dalam menunjang hasil produksi.
Babinsa mengingatkan bahwa keberhasilan beternak tidak terlepas dari perawatan yang konsisten, mulai dari pemberian pakan secara rutin, menjaga kebersihan kandang, hingga pemberian obat-obatan untuk menjaga kesehatan ayam. Menurutnya, langkah tersebut sangat penting guna mencegah munculnya berbagai penyakit yang dapat menurunkan produktivitas ternak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, ia juga mengimbau agar peternak menjaga kebersihan lingkungan sekitar kandang. Hal ini penting untuk menghindari bau tidak sedap yang berpotensi mengganggu masyarakat sekitar. “Kebersihan kandang harus selalu diperhatikan agar usaha berjalan lancar dan tetap harmonis dengan lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Manapar Malau menyampaikan bahwa saat ini dirinya memelihara sekitar 800 ekor ayam petelur dengan hasil produksi kurang lebih 500 butir telur per hari. Ia mengaku senang atas perhatian dan dukungan Babinsa yang turut memberikan arahan serta motivasi dalam mengembangkan usahanya. Terpisah, Bati Tuud Koramil 04/Tigalingga, Peltu S. Sinukaban menegaskan bahwa kegiatan komsos ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung UMKM serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan. (Prajurit Pena)


































