Langkat, AgaraNews.com // Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang. Di balik kegiatan tersebut, tumbuh relasi sosial yang hangat antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.
Selama pelaksanaan TMMD, anggota Satuan Tugas (Satgas) tinggal di rumah warga sebagai orang tua asuh. Pola ini memungkinkan terjadinya interaksi yang lebih intens, tidak hanya dalam konteks pekerjaan di lapangan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Seusai menjalankan tugas, para prajurit berbaur dengan keluarga asuh. Mereka makan bersama, berbincang santai, hingga turut membantu pekerjaan rumah. Dalam beberapa kesempatan, anggota Satgas juga mengajar anak-anak mengaji dan belajar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ernawati (49), salah satu warga yang menjadi orang tua asuh, mengaku merasakan manfaat yang lebih luas dari kehadiran program tersebut. Selain memperoleh tambahan penghasilan karena menampung anggota Satgas, ia juga merasakan kedekatan emosional.
“Alhamdulillah, kami merasa senang. Selain ada rezeki, juga seperti mendapat keluarga baru,” ujar Ernawati, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, para prajurit kerap memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai nilai-nilai agama serta mengingatkan pentingnya menjauhi perilaku negatif, seperti penyalahgunaan narkoba dan permainan judi daring.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial (Binter) yang menekankan pendekatan humanis. Melalui komunikasi sosial yang terjalin secara alami, kedekatan antara TNI dan masyarakat semakin kuat.
Komandan SSK TMMD ke-128, Letda Inf M. Rezky, menuturkan bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjalankan program pembangunan, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap dan perilaku.
Anggota Satgas harus menjaga etika, sopan santun, serta mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, termasuk keluarga asuhnya,” kata Rezky.
Dengan pola kebersamaan tersebut, TMMD tidak hanya berkontribusi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat jalinan sosial di tengah masyarakat.(Lia Hambali)

































