Tanah Karo -AgaraNews.com – Kamis, 01 Oktober 2026 // Pemerintahan Kabupaten Karo di bawah kepemimpinan Bupati Brigjen. Pol. (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes dan Wakil Bupati Komando Tarigan kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Tercatat, Pendapatan Daerah Kabupaten Karo mengalami peningkatan sebesar Rp 12.266.182.433 (Rp 12,2 Miliar) pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026.
Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan tata kelola keuangan daerah yang semakin sehat, transparan, dan produktif dalam dua tahun masa kepemimpinan pasangan yang dikenal dengan tagline Karo Maju Berkelanjutan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karo menjelaskan, kenaikan pendapatan tersebut bersumber dari optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditopang dua sektor strategis.
Pertama, sektor Pariwisata. Kabupaten Karo sebagai salah satu destinasi super prioritas di Sumatera Utara terus berbenah. Penataan objek wisata Mikie Holiday, Air Terjun Sipiso-piso, Taman Mejuah-juah, serta penertiban retribusi wisata dan pajak hotel-restoran memberikan kontribusi signifikan. Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur panjang 2026 juga menjadi pemicu.
Kedua, sektor Pelayanan Kesehatan. Peningkatan mutu pelayanan di RSUD Kabanjahe dan 22 Puskesmas se-Kabupaten Karo berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dari layanan BLUD. Masyarakat kini lebih percaya berobat di fasilitas kesehatan milik daerah karena pelayanan yang lebih cepat, ramah, dan ditangani langsung oleh tenaga dokter spesialis.
“Peningkatan ini adalah hasil kerja kolektif semua OPD, namun memang pariwisata dan kesehatan menjadi lokomotif utama. Ini sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati untuk menjadikan Karo sebagai Kabupaten Wisata Kesehatan dan Pertanian,” ujar sumber di lingkungan Pemkab Karo.
Dengan meningkatnya pendapatan daerah, Pemkab Karo memiliki ruang fiskal yang lebih luas untuk membiayai program-program pro rakyat. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan penghubung desa, bantuan pupuk dan bibit untuk petani, beasiswa pendidikan, hingga peningkatan insentif tenaga kesehatan dan guru honorer.
Bupati Antonius Ginting menegaskan, kenaikan PAD ini akan dikelola secara akuntabel dan dikembalikan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat Tanah Karo Simalem.
“Kita tidak ingin pendapatan naik tapi rakyat tidak merasakan. Semua harus kembali ke rakyat,” tegas Bupati yang dikenal tegas namun humanis tersebut.
Prestasi ini sekaligus mematahkan keraguan publik dan menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang berlatar belakang profesional dan militer mampu membawa perubahan nyata bagi kemajuan Kabupaten Karo.(Lia Hambali)
Sumber : Diskominfo


















