Akhir Penantian 10 Tahun,..!!! Jalan Neraka Udara – Simpang Empat Disulap Mulus di Era Bupati Antonius Ginting, Warga : Baru Kali Ini Dilirik

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:37 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Karo, AgaraNews.com // Jika ada daftar jalan paling menderita di Kabupaten Karo, maka ruas Jalan Udara – Simpang Empat pasti masuk urutan teratas. Bagaimana tidak, hampir sepuluh tahun lamanya jalan penghubung vital itu dibiarkan hancur, berlubang, dan berubah menjadi lautan debu saat kemarau serta kubangan lumpur saat hujan.

Kini, penderitaan itu berakhir. Di bawah kepemimpinan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., jalan yang selama ini menjadi momok bagi warga itu akhirnya disentuh perbaikan. Alat berat mulai bekerja, material diturunkan, dan harapan warga yang sempat padam kembali menyala.Perbaikan Jalan Udara – Simpang Empat ini bukan sekadar proyek fisik. Ini adalah jawaban atas jeritan panjang masyarakat yang merasa dilupakan oleh pembangunan.

Selama bertahun-tahun, warga harus mempertaruhkan nyawa dan kendaraan mereka setiap melintas. Lubang menganga di mana-mana, debu tebal yang menyesakkan dada saat musim kemarau, membuat jarak tempuh yang seharusnya singkat menjadi perjuangan melelahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Curhatan Pilu Warga: Setiap Hari Lewat Jalan Berlubang Antar Anak Sekolah

Adalah Jon Warisman S, warga Gang Rukun Berastagi. Pria ini adalah potret nyata betapa vitalnya jalan tersebut. Setiap pagi, ia harus mengantar anaknya ke SMP N 1 Simpang Empat melewati jalan rusak itu. Siang harinya, ia kembali melintas untuk berladang di Desa Surbakti.

“Setiap hari saya lewat sini, Kak. Kalau kemarau debunya luar biasa, baju anak sekolah jadi kotor semua. Kalau hujan, licin dan berlubang, takut jatuh. Sudah hampir 10 tahun kami merasakan ini, tidak pernah ada perbaikan serius,” curhatnya dengan nada haru.Namun hari ini, wajah Jon Warisman tampak berbeda. Ada senyum lega yang terpancar.

“Terima kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Karo, terutama kepada Bapak Bupati Antonius Ginting. Akhirnya jalan kami diperhatikan. Ini bukti nyata komitmen beliau. Manfaatnya langsung kami rasakan. Baru di masa kepemimpinan beliau lah jalan ini kembali mulus,” ujarnya tulus.

Menurut Jon, dampak perbaikan ini sangat besar. Bukan hanya soal kenyamanan, tapi soal ekonomi.

Jalan Udara – Simpang Empat merupakan urat nadi ekonomi bagi ribuan warga. Jalur ini menghubungkan sentra pertanian di Surbakti dan sekitarnya dengan pusat ekonomi di Berastagi dan Kabanjahe. Hasil panen seperti kol, cabai, jeruk, dan tomat harus melewati jalan ini.

Ketika jalan rusak, biaya angkut membengkak, hasil panen rusak di jalan, dan waktu tempuh menjadi dua kali lipat. Pelajar pun sering terlambat ke sekolah karena harus ekstra hati-hati menghindari lubang.

“Kalau jalan mulus, ongkos ojek dan angkutan pasti turun. Sayur tidak rusak di jalan. Anak sekolah tidak terlambat lagi. Kami bisa lebih cepat ke ladang dan ke pasar. Ini menggerakkan ekonomi kami,” tambah Jon.

Warga lainnya pun menyambut antusias. Mereka berharap perbaikan ini bukan hanya tambal sulam, tetapi perbaikan permanen dengan kualitas hotmix yang tahan lama.

Masyarakat juga menitipkan pesan agar setelah diperbaiki, ada pemeliharaan rutin dan pengaturan drainase yang baik agar tidak cepat rusak kembali akibat genangan air.

Perbaikan Jalan Udara – Simpang Empat menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Karo di bawah komando Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting mendengarkan aspirasi dari bawah. Pembangunan yang merata hingga ke pelosok, bukan hanya di pusat kota, menjadi kunci kepercayaan masyarakat.

Kini, warga tidak lagi menghirup debu, melainkan menghirup harapan baru. Jalan mulus, ekonomi lancar, anak sekolah pun tersenyum ceria.(Lia Hambali)

Berita Terkait

Tak Ada Api, Prajurit TNI Wilayah Kodim 0210/TU Tetap Waspada Tinggi – Dandim Letkol Kiky Hardian: Jangan Pernah Putus Asa, Terus Berbuat Terbaik Bagi Masyarakat
Walikota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase di Jalan Hamdoko dan Jalan Listrik
PC.PPM Kota Tanjungbalai Soroti WNI Etnis Tionghoa Lecehkan Bendera Merah Putih
Polres Tebing Tinggi Tangani Penemuan Mayat Pria di Eks Hotel Safari
Kecelakaan Maut Di Sei Rampah, Adu Banteng Dua Motor Supra Tanpa Plat, Seorang Pelajar Tewas Dii Tempat
Polsek Rambutan Pastikan Ibadah Minggu Di Tiga Gereja Berlangsung Tertib
Tokoh Muda Papua Soroti Polemik Gugatan Gibran: Hukum Harus Diuji, Jangan Jadi Arena Pertarungan Politik
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sasar Sejumlah Objek Vital Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tak Ada Api, Prajurit TNI Wilayah Kodim 0210/TU Tetap Waspada Tinggi – Dandim Letkol Kiky Hardian: Jangan Pernah Putus Asa, Terus Berbuat Terbaik Bagi Masyarakat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Walikota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase di Jalan Hamdoko dan Jalan Listrik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:24 WIB

PC.PPM Kota Tanjungbalai Soroti WNI Etnis Tionghoa Lecehkan Bendera Merah Putih

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Polres Tebing Tinggi Tangani Penemuan Mayat Pria di Eks Hotel Safari

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:06 WIB

Polsek Rambutan Pastikan Ibadah Minggu Di Tiga Gereja Berlangsung Tertib

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:37 WIB

Akhir Penantian 10 Tahun,..!!! Jalan Neraka Udara – Simpang Empat Disulap Mulus di Era Bupati Antonius Ginting, Warga : Baru Kali Ini Dilirik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Tokoh Muda Papua Soroti Polemik Gugatan Gibran: Hukum Harus Diuji, Jangan Jadi Arena Pertarungan Politik

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:22 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sasar Sejumlah Objek Vital Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru