
Kutacane-agaranews.com
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-51 Kabupaten Aceh Tenggara, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar apel deklarasi perang terhadap narkoba, premanisme, penyakit masyarakat, serta kampanye keselamatan berlalu lintas tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Pemuda, Desa Gumpang Jaya, Kecamatan Babussalam, Minggu (1/6/2025)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, dan dihadiri oleh Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, S.H., S.I.K. Turut hadir pula unsur Forkopimda, antara lain Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza, Kapolres AKBP Yulhendri, S.H., Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdiantoro, Kajari Lilik Setiyawan, S.H., Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Mahkamah Syariah, serta lima anggota DPRA dari Daerah Pemilihan VIII Agara-Galus.

“Sebanyak 30 persen dari korban kecelakaan adalah pemuda dan pelajar yang tidak menggunakan helm. Ini fakta yang memprihatinkan dan harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Iqbal. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara yang dianggap sebagai langkah konkret dalam membangun kesadaran masyarakat.

Bupati H.M. Salim Fakhry dalam sambutannya menyatakan bahwa deklarasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan tertib. Ia menyoroti ancaman serius dari penyalahgunaan narkotika, merujuk pada keberhasilan penangkapan seorang bandar sabu-sabu dengan barang bukti seberat satu kilogram oleh jajaran Polres Aceh Tenggara beberapa waktu lalu.
“Narkoba adalah akar dari berbagai bentuk kejahatan. Jika tidak diberantas tuntas, satu generasi bisa hancur. Ini bukan hanya tugas kepolisian, tapi tanggung jawab kita bersama,” tegas Bupati.

Kegiatan apel deklarasi ini juga dirangkaikan dengan senam jantung sehat yang diikuti oleh seluruh unsur Forkopimda dan ribuan masyarakat. Masyarakat terlihat antusias mengikuti rangkaian acara, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan bersama menciptakan Aceh Tenggara yang bersih dari narkoba, premanisme, dan pelanggaran lalu lintas.
Dengan deklarasi ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berharap lahir kesadaran dan aksi kolektif dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga ketertiban, keselamatan, dan masa depan generasi muda daerah.
Ady


































