Diduga Ada Kepentingan Pribadi, PT. Global Pinang Indonesia Didemo

ABDIANSYAH,SST

- Redaksi

Jumat, 8 November 2024 - 17:28 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE |   Aksi demo mengatas namakan masyarakat kepada PT. Global Pinang Indonesia yang berada di Desa Puwor Dadi Kecamatan Badar Kabupaten Aceh Tenggara kini mulai terkuak, pasalnya, aksi demo beberapa waktu lalu ditunggangi oleh oknum yang diduga ada unsur kepentingan pribadi dan golongan.

Padahal keberadaan pabrik PT. Global Pinang Indonesia sangat besar mamfaatnya untuk masyarakat sekitar khusus di Kabupaten Aceh Tenggara, selain itu, kehadirannya juga akan ikut berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran kata Humas PT. Global Pinang Indonesia. Ari Kusanto dan sekaligus Kepala Desa setempat kepada media pada Jumat (08/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ari, semenjak berdirinya pabrik pinang selama dua tahun lebih, ini dapat membantu angka pengangguran di wilayah kabupaten Aceh Tenggara. Bahkan, pabrik itu dapat membantu ekonomi di daerah Aceh Tenggara, mulai dari pembelian kayu dan anggota karyawan untuk mencari buah pinang.

“Kami menduga kuat dalam aksi demo yang dilakukan beberapa waktu lalu, itu adalah kepentingan pribadi dan terkesan seolah menimbulkan opini semata.

Dijelaskan Ari, terkait dengan izin operasional dan izin UPL serta UKL-nya itu, biarlah pihak PT. Global Pinang Indonesia yang mengurus. Jangan menyebar opini seolah pabrik pinang menimbulkan limbah dan polusi. Karna semenjak dua tahun lebih, pabrik beroperasi tidak ada menimbulkan masalah terutama dampak terkena pencemaran lingkungan katanya.

Sebut Ari, dalam aksi beberapa hari lalu, pabrik pinang tersebut telah banyak menimbulkan kekhawatiran dari warga. Selain dari persoalan limbah dan polusi, suara kebisingan dari aktivitas pabrik itu juga sangat menganggu kenyamanan warga katanya.

“Itu adalah tidak benar, karna suara bisingan itu hanya suara mesin sedikit berbunyi. Karna mengingat juga dari perkampungan warga tidak terdengar sama sekali jelasnya. Keberadaan pabrik pinang ini kita seharusnya bangga. Dimana semenjak berdirinya pabrik ini dapat menciptakan lapangan pekerjaan di wilayah kabupaten Aceh Tenggara.

Seperti diketahui, saat ini banyak masyarakat kita untuk pemanjat pinang dibawa luar itu mencapai 700 orang.” Alhamdulillah mereka sudah bisa mendapat peluang pekerjaan, bahkan gaji mereka bisa Rp 200-300 ribu perharinya siap singkatnya.

“Jangan gara-gara ada unsur kepentingan pribadi banyak orang yang harus dikorbankan dalam hal ini, pabrik ini sangat berpeluang untuk menumbuhkan perekonomi di Aceh Tenggara kata YN salah seorang pekerja di PT. Global Pinang Indonesia.

Karena tidak di indahkan oleh pihak PT. Global Pinang Indonesia keinginannya, kami masyarakat yang menjadi korban, kalau ini ditutup kemana lagi kami bekerja, kami berharap kepada pemerintah daerah agar secepatnya mencari solusi agar pertikaian ini diselesaikan, karena cuman PT. Global Pinang Indonesia yang ada perusahaan di Aceh Tenggara.

PT. Global Pinang Indonesia ini sangat membantu ekonomi kami untuk melanjutkan sekolah singkatnya (RED).

Berita Terkait

Makin Terang, Perang Terbuka antara Aparat dan Jaringan Kriminal Kini Merambah Jalur LSM
Alarm Bahaya di Aceh Tenggara: Lima Anak Jadi Korban Kekerasan di Awal 2026, Mayoritas Pelecehan Seksual
Personil Kodim 0116/Nara dan Yonif TP 856/SBS bersihkan Posramil Beutong Ateuh Benggalang yang Baru
Percepat Masa Tanam Babinsa Dampingi Petani Tanam Padi
Tingkatkan Ketahanan Pangan Babinsa Koramil 03/Senagan Timur Bantu Petani Panen padi Di desa Binaan
BABINSA GOTONG ROYONG MEMBANGUN RUMAH WARGA
BABINSA GOTONG ROYONG BERSAMA MASYARAKAT PERBAIKI SALURAN AIR
Babinsa Menghadirin kegiatan voll bal didesa Binaan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:26 WIB

Masifnya Narkoba Ancam Generasi, Islam Punya Solusi

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:23 WIB

Darurat Guru di Balikpapan, Alarm Keras Pendidikan Nasional

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:20 WIB

Guru PAI Buta Huruf Al-Qur’an: Buah dari Pendidikan Sekuler

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:15 WIB

Satpol PP Kota Bengkulu Tindak Tegas PKL Bandel, Lapak di Badan Jalan Pasar Panorama Diangkut

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:07 WIB

Pendidikan Adalah Prioritas b: Ny Jelitas Asri Ludin Tambunan Sampaikan Pesan Penting kepada Siswa SMA Swasta PAB 9

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:03 WIB

Babinsa Koramil 03/SB Hadiri Musrenbang dan Rembuk Stunting Kelurahan Sei Berombang

Rabu, 14 Januari 2026 - 23:01 WIB

Danramil 13/AN Tinjau Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Pondok Batu

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:59 WIB

Ketika Usulan Warga Dirumuskan Bersama, Sialang Taji Mulai Menentukan Arah  

Berita Terbaru

HEADLINE

Masifnya Narkoba Ancam Generasi, Islam Punya Solusi

Rabu, 14 Jan 2026 - 23:26 WIB

HEADLINE

Darurat Guru di Balikpapan, Alarm Keras Pendidikan Nasional

Rabu, 14 Jan 2026 - 23:23 WIB