Mega Pembangunan PIK 2 Gagal, Dapat Menganggu Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintahan Prabowo Subianto

LIA HAMBALI

- Redaksi

Kamis, 6 Februari 2025 - 17:16 WIB

5087 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kabupaten Tangerang, AgaraNews. Com // Jika Pengembangan PIK 2 gagal berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Kawasan Banten dan Jakarta yang tentunya juga akan berimbas pada target pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan Pemerintah Prabowo Subianto mencapai 8 Persen. kata Dewan Syuro, FSP BUMN Bersatu, H.Kamal Azid kepada wartawan Kamis, (6/2/2025).

Berikut Kajian dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu (FSP BUMN) terkait kasus PIK 2 Tangerang Banten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengembang Pantai Indah Kapuk (PIK) yaitu PT Agung Sedayu merupakan pengembang yang menjadi salah satu pengembang Properti terbesar di Indonesia,” pungkas Kamal Azid.

“PT Agung Sedayu juga merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dimana aksi korporasi telah memberikan dampak Pertumbuhan disektor properti yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional secara keseluruhan, karena dengan Pengembangan PIK 2 tentu akan melibatkan banyak industri pendukung hingga 185 sektor industri, baik yang di miliki swasta dan BUMN yang juga akan ikut tumbuh. Seperti Pabrik Semen, Perbankan
Pabrik Besi dan Baja, Konstruksi, Telekomunikasi,
Energi dan banyak lagi industri lainnya,” papar Kamal Azid.

“Maka itulah impact ekonomi yang akan terjadi nanti, Kemudian pengembangan PIK 2 dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi pencari kerja baru dan pekerja korban PHK,” terang Kamal.

“Pencabutan SHGB milik PT Agung Sedayu yang lebih kental terlihat karena adanya tekanan politik terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto dibandingkan investigasi. secara Peraturan dan Undang-undang tentu akan membawa dampak Psikologis ketakutan dan keragu-raguan bagi para pengembang properti nasional untuk melakukan pengembangan dan pembangunan Properti,” tegas Kamal Azid.

“Padahal dalam janji kampanye Pilpres salah satu janji yang diusung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming di sektor properti adalah mewujudkan pembangunan Tiga juta rumah pada periode pemerintahannya ke depan, ” ungkapnya.

“Untuk mewujudkan program itu, tentu menuntut adanya kesiapan dari kalangan pengembang properti, terutama dalam penyiapan lahan dan jaminan kepastian hukum dari pemerintahan Prabowo Subianto,” tegas Kamal.

“Nah, tentu saja ini menuntut kekonsistenan dan dukungan dari pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam sektor industri Properti yang selama ini telah berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga mencapai sebesar 16 Persen dan membuka lapangan kerja yang dapat menyerap Tenaga kerja sebesar 20 Juta Pekerja akibat efek berlipat ( Multiplier Effect) terhadap 185 subsektor industri,” papar Kamal Azid.

“Tak hanya itu, sektor properti juga memberikan kontribusi terhadap penerimaan pajak yang mencapai lebih dari 30 persen, yang berasal dari transaksi, penyediaan prasarana dan sarana umum (PSU) sebesar 40 %, serta menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tandasnya.

“Karena itu Presiden Prabowo Subianto harus tahu bahwa sektor properti yang mencakup Perumahan, Kawasan industri dan Perkantoran menempati urutan Ke – 4 sebagai sektor dengan kontribusi investasi terbesar secara nasional,” terangnya.

“Oleh karena itu, Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) harus di lindungi di bandingkan mengikuti tekanan politik dari kelompok yang tidak memberikan kontribusi dalam memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih besar serta membuka lebih banyak lapangan kerja, dan meningkatkan penghasilan masyarakat sehingga mampu membeli rumah,” pungkas Kamal Azid. (Edo/Lia Hambali)

Berita Terkait

PDAM Aceh Tenggara Mat Budiaman Luncurkan Terobosan Baru, Percepat  Layanan di Tengah Pemulihan Pascabanjir
Kapolres Karo Tinjau Kesiapan Polsek Jajaran Jelang Akhir Pekan
Turun ke Sawah, Babinsa Kodim 0103/Aceh Utara Bantu Petani Semprot Hama Padi
PMII: Pergerakan Aksi Nyata untuk Indonesia Berbasis Ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah
Koramil 12/LP Tuntaskan Finishing Jembatan Gantung Hajoran, Bukti Nyata Kepedulian Kodim 0209/LB untuk Masyarakat
Koramil 01/AK Hadir di Penutupan MTQ ke-X, Bangun Harmoni dan Semangat Religius Kualuh Hulu
Kodim 0209/LB Ambil Peran Strategis dalam Simulasi Sispamkota Polres Labuhanbatu, Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah
Sinergi TNI-Polri Kian Kuat, Dandim 0209/LB Hadiri Kenal Pamit Pejabat Polres Labuhanbatu

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:43 WIB

PDAM Aceh Tenggara Mat Budiaman Luncurkan Terobosan Baru, Percepat  Layanan di Tengah Pemulihan Pascabanjir

Sabtu, 18 April 2026 - 17:07 WIB

Kapolres Karo Tinjau Kesiapan Polsek Jajaran Jelang Akhir Pekan

Sabtu, 18 April 2026 - 16:28 WIB

Turun ke Sawah, Babinsa Kodim 0103/Aceh Utara Bantu Petani Semprot Hama Padi

Sabtu, 18 April 2026 - 16:25 WIB

PMII: Pergerakan Aksi Nyata untuk Indonesia Berbasis Ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah

Sabtu, 18 April 2026 - 16:21 WIB

Koramil 01/AK Hadir di Penutupan MTQ ke-X, Bangun Harmoni dan Semangat Religius Kualuh Hulu

Sabtu, 18 April 2026 - 16:18 WIB

Kodim 0209/LB Ambil Peran Strategis dalam Simulasi Sispamkota Polres Labuhanbatu, Perkuat Sinergi Pengamanan Wilayah

Sabtu, 18 April 2026 - 16:15 WIB

Sinergi TNI-Polri Kian Kuat, Dandim 0209/LB Hadiri Kenal Pamit Pejabat Polres Labuhanbatu

Sabtu, 18 April 2026 - 16:09 WIB

Koramil 09/NL Hadiri Upah-upah Calon Jamaah Haji 2026, Wujud Kepedulian TNI di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru