
Kutacane,agaranews.com
Sabtu,9 Mei 2025 — Ketua Yayasan Pendidikan Gunung Leuser (YPGL), H. Abdul Rajib, S.Pd., M.M., menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung Ketua Umum YPGL dan berkomitmen menumbuhkan serta mengembangkan minat dan keyakinan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya, Abdul Rajib menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari gagasan dan pemikiran strategis untuk mendorong perbaikan yang lebih baik di Universitas Gunung Leuser pada periode kepengurusan 2025–2030.
“Kami siap menumbuhkembangkan keyakinan dan minat masyarakat untuk berkuliah di Universitas Gunung Leuser Aceh,” tegas Abdul Rajib pada Sabtu (10/5/2025).
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Ketua Umum YPGL, Jamanuddin, telah melakukan rapat koordinasi internal bersama pihak Rektorat, Pengurus Yayasan, serta Pengawas Yayasan. Rapat tersebut bertujuan menyelaraskan visi dan langkah strategis agar seluruh elemen dalam tubuh yayasan dapat bergerak harmonis demi kemajuan bersama.
“Kami menilai pentingnya peningkatan koordinasi dan kerja sama antara Rektorat, Pengurus, dan Pengawas Yayasan agar tidak terjadi benturan internal. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam mendorong perbaikan berkelanjutan di Universitas Gunung Leuser Aceh,” tambah Jamanuddin, yang juga dikenal sebagai mantan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara.
Jamanuddin menekankan bahwa salah satu strategi utama dalam meningkatkan minat masyarakat terhadap UGL Aceh adalah dengan mencetak lulusan yang unggul dan berkualitas. Hal ini diharapkan dapat membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi yang terletak di Kompleks Pelajar Babussalam, Kute Gumpang, Babussalam, Aceh Tenggara.

Abdul Rajib pun optimistis bahwa target tersebut dapat tercapai, mengingat jajaran Pengurus dan Pengawas YPGL yang baru dilantik oleh Bupati Aceh Tenggara merupakan figur-figur yang pernah terlibat aktif dalam pengembangan YPGL sembilan tahun lalu—masa ketika UGL Aceh menjadi pilihan utama masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
“Pengalaman dan dedikasi mereka menjadi modal penting dalam mengembalikan kejayaan Universitas Gunung Leuser sebagai perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Aceh Tenggara,” tutup Abdul Rajib.
(Ady Gegoyong)


































