UKW Gertak Dinas : Forum Bertajuk Klarifikasi Pers Berakhir Ricuh,..!!!

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 15 Juni 2025 - 22:38 WIB

5078 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batam, AgaraNews. Com //
Forum bertajuk Klarifikasi Pers yang digelar di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Sabtu 14 Juni 2025, berakhir ricuh. Ketua PWI Batam, M. Khafi Ashary, dikeroyok hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit. Kekerasan terjadi setelah Khafi menyampaikan pernyataan keras soal pentingnya integritas dan sertifikasi dalam praktik jurnalistik.

Menanggapi insiden tersebut, pemantau Pers Nasional Ery Iskandar pada Minggu, 15 Juni 2025, mengungkapkan bahwa kerusakan dalam tubuh pers bukan soal siapa yang sudah atau belum UKW, melainkan soal mentalitas dan hilangnya etika profesi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Premanisme dalam Pers bukan karena tak punya UKW. Justru banyak yang pegang kartu UKW tapi mentalnya preman yang hilang itu bukan legalitas, tapi kesadaran mengamalkan Kode Etik Jurnalistik,” ujar Ery.

Menurut Ery, kartu UKW yang semestinya menjadi bukti kompetensi, kini malah berubah menjadi alat legitimasi untuk menekan dinas, perusahaan, dan lembaga publik—dengan modus permintaan iklan, proposal bantuan, bahkan paket proyek.

“UKW dijadikan stempel palsu untuk melegalkan pemalakan. Mereka bawa label Pers, tapi kerja layaknya debt collector,” tegasnya.

Ia menambahkan, para pemegang UKW juga sering merendahkan wartawan non-UKW. “Seolah setelah UKW, mereka bukan manusia biasa lagi. Padahal, perilakunya tak pernah berubah. Bahkan sibuk jualan UKW demi dapat jatah, sambil terus menuding yang belum UKW tak pantas jadi wartawan. Ini penyakit struktural,” kata Ery.

Ironisnya, lanjutnya, saat perilaku itu dikritik, mereka justru gampang tersinggung, merasa dicemarkan, bahkan melapor ke aparat. “Padahal semua tahu kelakuan sehari-harinya. Kalau merasa difitnah, ayo buka data : siapa yang minta proyek, siapa yang hidup dari proposal, siapa yang teriak wartawan tapi kerjaannya cuma gentayangan,” ujarnya.

Seorang pejabat daerah juga mengakui bahwa tekanan semacam itu sering terjadi. “Kadang saat telpon tidak diangkat, sudah ribut. Besoknya muncul berita macam-macam, seolah kami tak mendukung Pers. Padahal, setelah mencair anggaran, datang lagi minta diperhatikan. Dari klarifikasi berubah jadi urusan periuk nasi,” ucapnya.

PWI Kepri menyatakan akan menempuh jalur hukum atas pengeroyokan terhadap ketuanya. Namun di balik insiden ini, publik mulai menyoroti akar masalah yang lebih dalam, menjamurnya media tanpa kode etik, wartawan tanpa nurani, dan praktik Pers yang berubah menjadi alat pemerasan terselubung.

“Bukan kartu yang menyelamatkan Pers,” tutup Ery Iskandar.

“Yang bisa menyelamatkan hanyalah kesadaran, keberanian menolak sogokan, dan keteguhan menjaga martabat profesi,”pungkasnya. (Lia Hambali/Hs)

Berita Terkait

Gugatan Informasi Desa: Komisi Informasi Aceh Sidangkan 9 Desa kabupaten aceh tenggara dalam Satu Hari
Ketua Lsm Kaliber Minta Polres Agara Lidik Dana Bos SD Negeri 1 Parsauran Pardomuan Aceh Tenggara
Gerakan Serentak “MIRU BERGEMA” Digelar, Distrik Mimika Baru Fokus Berantas Malaria di Kebun Sirih
TUMBUHKAN JIWA NASIONALISME DAN PATRIOTISME BABINSA LAKSANAKAN KEGIATAN WASBANG
Babinsa Koramil 03 Senagan Timur komsos dengan warga desa binaan
Babinsa Gotong Royong Bersihkan Jalan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Jalin silaturahmi Babinsa Koramil 04 Beutong pertebal komunikasi sosial kepada Warganya
Hari Bumi 2026 dan Ironi Galian C di Kabupaten Mojokerto

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:14 WIB

Gugatan Informasi Desa: Komisi Informasi Aceh Sidangkan 9 Desa kabupaten aceh tenggara dalam Satu Hari

Jumat, 24 April 2026 - 14:08 WIB

Ketua Lsm Kaliber Minta Polres Agara Lidik Dana Bos SD Negeri 1 Parsauran Pardomuan Aceh Tenggara

Jumat, 24 April 2026 - 12:59 WIB

Gerakan Serentak “MIRU BERGEMA” Digelar, Distrik Mimika Baru Fokus Berantas Malaria di Kebun Sirih

Jumat, 24 April 2026 - 12:18 WIB

TUMBUHKAN JIWA NASIONALISME DAN PATRIOTISME BABINSA LAKSANAKAN KEGIATAN WASBANG

Jumat, 24 April 2026 - 12:15 WIB

Babinsa Koramil 03 Senagan Timur komsos dengan warga desa binaan

Jumat, 24 April 2026 - 12:06 WIB

Jalin silaturahmi Babinsa Koramil 04 Beutong pertebal komunikasi sosial kepada Warganya

Jumat, 24 April 2026 - 11:52 WIB

Hari Bumi 2026 dan Ironi Galian C di Kabupaten Mojokerto

Jumat, 24 April 2026 - 11:47 WIB

Hijaukan Gresik, Yayasan Kemala Bhayangkari Tanam Puluhan Pohon Produktif di Asrama Randuagung

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Babinsa Koramil 03 Senagan Timur komsos dengan warga desa binaan

Jumat, 24 Apr 2026 - 12:15 WIB