Tulang Bawang // Diminta kepada Kementrian pertanian dan Dinas Pertanian kabupaten Tulangbawang Kroscek Bantuan yang telah tersalurkan untuk kelompok tani di kampung Medasari, Kecamatan Rawa Jitu Selatan Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung,
Fasalnya ” Masyarakat khusus pertanian kampung Medasari mengeluhkan apa pun bantuan yang di berikan Kementrian Pertanian yang Melalui Dinas Pertanian kabupaten Tulangbawang untuk Kelompok pertanian kampung Medasari, yang tidak bisa dirasakan dan dimanfaatkan oleh Kelompok pertanian melainkan menguntungkan oknum oknum kepengurusan Kelompok tersebut
Fakta,,,,! Beberapa kelompok pertanian mengeluhkan dana 900 ribu bantuan olahan lahan rawa yang sampai saat ini tidak tersalurkan kepada kelompok pertanian,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumber yang mengatakan bahwa keterangannya bisa dipertanggung jawabkan sekaligus tidak mau disebutkan namanya dalam pemberitaan ini menuturkan sebagai berikut.
Benar mas apa yang mas tanyakan terkait dana 900 ribu itu kami tidak pernah menerimanya, saya pertanggung jawabkan atas apa yang saya ucapkan, Tapi kalau memang apa yang mas katakan itu bener adanya 900 ribu untuk olahan lahan, berarti kita kelompok pertanian kampung Medasari sudah di bohongi sama mereka
Mas nama kami yang jadi tumbal untuk menjemput bantuan, tapi kami masih di bohongi, ini mesin baru tahun 2025 ini nebus mas jadi gak ada yang gratis, Dan terasa percuma pemerintah memberikan bantuan kepada petani, kalau hanya untuk mensejahterakan oknum oknum pengurus kelompok , Seperti dana olahan lahan itu ratusan hektar mas, kalau bener di X kan 900 ribu itu Ratusan juta , Dikemanakan uang tersebut, sedangkan lahan kami olah pakai dana pribadi,” Ungkapnya sambil menarik napas .
Ditempat terpisah salah satu tokoh masyarakat kampung Medasari yang namanya minta tidak di publikasikan ,juga menyuarakan terkait hal tersebut,
“Menurut saya untuk mengungkapkan atas dugaan tersebut diatas, Diminta kepada dinas pertanian dan pihak Kodim kabupaten Tulangbawang agar bisa melakukan pemantauan dengan serius, karna pekerjaan tersebut di dampingi oleh Dinas Pertanian dan TNI dengan instruksi langsung dari dirjen pertanian, untuk mengawal dan mendampingi terkait kegiatan tersebut,” tuturnya
Masih kata tokoh masyarakat, ” Jangan hanya di kampung Medasari saja, Satu kecamatan Rawajitu Selatan, Se kabupaten Tulangbawang khususnya harus bisa benar-benar dikawal agar penyaluran apapun itu Bantuan bisa benar-benar manfaatnya dirasakan oleh kelompok pertanian sesuai dengan harapan kementrian pertanian
Seperti yang terjadi di kampung Medasari ini tentunya menjadi pertanyaan hangat di kalangan Publik, Tentunya publik bertanya jika pekerjaan tersebut di dampingi dan diawasi oleh pihak Dinas dan TNI kenapa masih ada dugaan praktek indikasi penyalah gunaan jabatan dan wewenang serta terindikasi korupsi yang diduga dilakukan kepengurusan Gapoktan Medasari, Lalu dimana pengawasan dari pihak instansi Dinas terkait yang telah MOU, sehingga masih ada keluhan keluhan dari kelompok pertanian yang berhak menerima bantuan, tapi diduga tidak menerima ,’ungkapnya dengan tegas
Diminta kepada Instansi terkait agar bisa menjadikan hal tersebut sebuah perhatian khusus, Dan menjadikan pemberitaan ini sebagai langkah awal, untuk melakukan kroscek dilapangan agar bisa mengungkap sebuah kebenaran, Jika hal tersebut dibiarkan maka pertanian di kabupaten Tulangbawang akan semakin rusak, Gimana petani mau sejahtera kalau bantuan dari Kementrian diduga dijadikan sebuah ajang penyelewengan,,,,!Nantikan kelanjutan informasi diedisi berikutnya.
Red


































