Kutacane – agaranews.Com- Belum genap sehari usai melakukan kunjungan kerja perdananya ke wilayah terpencil Kecamatan Leuser, Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, SE., MM., kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati bersama rombongan menyempatkan diri meninjau langsung lokasi kebakaran rumah warga di Desa Maha Singkil, Kecamatan Bukit Tusam, Sabtu dini hari, 13 September 2025.
Kunjungan tersebut dilakukan sekitar pukul 03.46 WIB. Tanpa mengenal waktu dan lelah, Bupati turun langsung menyalurkan bantuan masa panik kepada warga yang terdampak kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya. Aksi cepat tanggap ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena mencerminkan kesigapan pemerintah daerah dalam merespons setiap musibah yang menimpa warganya.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan kemanusiaan ini, antara lain Ketua DPRK Aceh Tenggara Denny Febrian Roza, S.STP, Wakil Ketua I DPRK Bukhari, beberapa anggota DPRK lainnya, Sekretaris Daerah Yusrizal, ST, Kepala BPKD H. Syukur Selamat Karo Karo, SE., M.Si., Ak, Kalaksa BPBD Aceh Tenggara Mohd Asbi, ST., MM., Kepala Dinas Dukcapil Abri, S.Pd., serta Ketua TP-PKK Aceh Tenggara, Ny. Nurjanah Salim Fakhry, dan jajaran pejabat teras lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Salim Fakhry menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah warga. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir tidak hanya sebagai pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan siap membantu kapan pun dibutuhkan.

> “Kami, atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang terdampak. Tidak ada seorang pun yang menginginkan musibah ini terjadi. Namun kita harus percaya bahwa di balik setiap ujian, Allah SWT pasti menyimpan hikmah dan rencana yang lebih baik untuk kita semua,” ujar Bupati di hadapan warga yang berkumpul.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan terdiri atas kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, telur, matras, pakaian, dan perlengkapan dasar lainnya. Selain itu, turut disalurkan bantuan dana dari Baitul Mal Aceh Tenggara, yakni sebesar Rp3 juta untuk rumah yang mengalami rusak berat dan Rp1 juta untuk rumah rusak ringan.
Tak hanya bantuan dari pemerintah, bantuan pribadi dari Bupati Salim Fakhry dan sejumlah pejabat lainnya juga turut diberikan sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada keluarga yang terdampak.
> “Ini bukan hanya soal nilai bantuan, tapi soal kehadiran dan rasa kebersamaan. Kami ingin masyarakat tahu bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Kami merasakan duka yang sama, dan akan terus hadir dalam setiap situasi sulit yang dihadapi masyarakat,” tambahnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, musibah kebakaran terjadi pada Jumat, 12 September 2025, sekitar pukul 03.30 WIB. Kobaran api dengan cepat melahap sejumlah rumah warga di Desa Maha Singkil. Saat kejadian, sebagian besar penghuni rumah sedang tertidur. Api pertama kali terlihat membakar bagian belakang salah satu rumah sebelum kemudian menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Menurut laporan Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi, ST, tiga unit rumah warga terdampak dalam insiden tersebut. Satu unit rumah milik pasangan Sahbudin dan Saedah mengalami rusak berat, rumah milik Baidah mengalami rusak sedang, dan rumah milik Ernawati mengalami rusak ringan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Tim dari BPBD dan perangkat desa telah melakukan pendataan serta koordinasi untuk langkah-langkah penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan relokasi sementara bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Bupati Salim Fakhry menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara akan terus memantau perkembangan kondisi korban dan siap memberikan bantuan tambahan jika dibutuhkan. Ia juga menginstruksikan BPBD serta dinas terkait untuk segera melakukan evaluasi keseluruhan terhadap sistem penanggulangan kebakaran di wilayah pemukiman padat penduduk guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Kunjungan langsung Bupati Aceh Tenggara ke lokasi bencana ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga bentuk nyata pelayanan publik yang responsif, cepat, dan humanis. Masyarakat Desa Maha Singkil pun menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian langsung dari pimpinan daerah.
> “Kami sangat bersyukur dan terharu, di tengah kesedihan ini, Bapak Bupati dan rombongan hadir langsung membawa bantuan dan semangat. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar salah satu korban kebakaran dengan mata berkaca-kaca.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, pemerintah daerah dan masyarakat terus berupaya bangkit dari musibah ini. Harapannya, proses pemulihan dapat berjalan cepat dan para korban bisa kembali menjalani aktivitas harian secara normal.
Ady


































