CIC Desak Kejagung Tangkap & Penjarakan Bos Timah Ahon dan Athiam

Hidayat Desky

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 10:09 WIB

50268 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Agaranews.com. Desakan Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Commiittee (CIC) ke pihak Kejaksaan Agung segera menangkap Bos Timah besar Ahon dan Athiam, agar segera terbongkar siapa saja oknum terlibat yang membackingi usaha ilegal milik Ahom dan Athiam selama ini. Jika mereka bebas sulit untuk mengungkap keboborokan oknum yang terlibat.

Ahom dan Athiam merupakan Bos timah asal Parittiga Jebus Bangka Barat ini merupakan pemasok terbesar pasir timah untuk salah satu semelter di Kabupaten Bangka yang selama ini sulit terjamah hukum,bahkan digelar ” Manusia Super Power” alias kebal hukum, dikarenakan ada backingan oleh oknum penegak hukum,baik dari Institusi Polri maunpun oknum jaksa nakal,sehingga kasus tidak pernah terkuak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil investigasi CIC dilapangan,Padahal kedua Bos Timah ini sangat disangsikan hasil produksi mereka dari kawasan IUP legal.

Ketua Umum CIC Raden Bambang.SS menegaskan,”Kami (CIC) akan mendukung langkah Kejaksaan Agung yang kini sedang memburu Bos Timah Ahom dan Athiam,karena CIC juga punya bukti kuat untuk menjerat Ahom dan Athiam termasuk daftar “Hitam” para pembacking usaha ilegal milik Ahom dan Athiam,CIC akan serahkan data tersebut,” tegas R.Bambang.SS kepada Wartawan Jumat (3/10/2025) di Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI.

Ketua Umum CIC menambahkan,Sehingga sangat pantas jika kedua Bos Timah ini ditangkap dan diproses, karena hasil pasir timah yang selama ini mereka kirim ke semelter merupakan hasil dari tambang yang diduga illegal.

R.Bamabng.SS mengungkapkan,”Jika Bos Ahon dan Athiam layak ditangkap dan dihukum, dan juga bisa dijadikan tersangka yang sama dengan Agat dalam lingkaran bisnis hitam pasir timah.Beranikah Tim Kejagung Menangkap Bos Ahon dan Athiam,”ungkap Ketua Umum DPP CIC.

Sementara Sekretaris Jenderal DPP CIC DJ Sembiring mengatakan,”Ini pertanyaan mudah untuk ditanyakan, tetapi sangat sulit untuk dijawab. Karena sudah terbukti selama ini mereka tidak pernah tersentuh hukum,bahkan kedua Bos Timah ini selalu lepas dari jeratan hukum,bahkan oknum aparat yang membackingi mereka selalu terdepan untuk membela Ahom dan Athiam,” ketus DJ Sembiring.

CIC menilai,Tidak ada aparat penegak hukum (APH) di Bangka Belitung, di Bangka Barat apaplagi di Parittiga Jebus yang berani mengusik kedua Bos Timah ini.

DJ Sembiring memaparkan,”Sebutan yang cukup familiar untuk menyebut persahabatan antara Bos Ahon dan Athiam dengan APH di Bangka Belitung ini yakni,” Mafia Hukum” yang berlindung di balik “Baju Seragam” sebutan ini memang pantas disebut,” ujar Sekjen DPP CIC.

Ketua Umum CIC R.Bambang.SS mendesak,” Saya minta pihak Kejaksaan Agung segera menangkap kedua Bos Timah Ahom dan Athiam,agar semua terungkap siapa dibalik kasus Timah ilegal ini,padahal Pasir Timah yang disuplay ke semelter tersebut tak jelas asal usul barangnya, dan tidak sesuai dengan produksi RKAB kouta yang dimiliki smelter tersebut dan akan terungkap siapa saja pejabat yang memiliki usaha tambang timah ilegal, termasuk oknum anggota DPR RI, DPRD,oknum APH dan Oknun pemerintah akan terkuak,karena CIC sudah mengantongi nama nama tersebut termasuk oknum jaksa,” pungkas Ketua Umum DPP CIC R.Bambang.SS.

 

Berita Terkait

Pelaku Menyerah, Tiga Masih Bebas: Ada Apa dengan Penanganan Kasus Pembunuhan di Sidotopo?
TNI/Polri Diduga Beking Tambang Ilegal, Negara Tidak Boleh Kalah oleh Mafia PETI
Pangdam XIX/TT Hadiri May Day Riau, Tegaskan Sinergi untuk Pekerja
Sinergi Berkelanjutan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Perketat Pengamanan Bersama Aparat Negara
Entaskan Krisis Air, Satgas TMMD Kebut Pengerjaan Sumur Bor di Bengkalis
Di Nilai Sesuai Dengan Visi Dan misi nya “H.Ruslani SH.Dapat Dukung an Gen Z Dan Milenial.Untuk maju Jadi Kepala Desa sukadanau”
Percepat Akses Mobilitas Warga, Jembatan Perintis Garuda Wilayah Rap Rap Memasuki Tahap Pemasangan Pylon
Larshen Yunus : ” Ketum Maruarar Sirait Adalah Energi Baru PIKI Menuju Organisasi Intelektual Kristen yang Lebih Progresif dan Berpengaruh”

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:58 WIB

Pelaku Menyerah, Tiga Masih Bebas: Ada Apa dengan Penanganan Kasus Pembunuhan di Sidotopo?

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:54 WIB

TNI/Polri Diduga Beking Tambang Ilegal, Negara Tidak Boleh Kalah oleh Mafia PETI

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:46 WIB

Pangdam XIX/TT Hadiri May Day Riau, Tegaskan Sinergi untuk Pekerja

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:42 WIB

Sinergi Berkelanjutan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Perketat Pengamanan Bersama Aparat Negara

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:38 WIB

Entaskan Krisis Air, Satgas TMMD Kebut Pengerjaan Sumur Bor di Bengkalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:32 WIB

Percepat Akses Mobilitas Warga, Jembatan Perintis Garuda Wilayah Rap Rap Memasuki Tahap Pemasangan Pylon

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:28 WIB

Larshen Yunus : ” Ketum Maruarar Sirait Adalah Energi Baru PIKI Menuju Organisasi Intelektual Kristen yang Lebih Progresif dan Berpengaruh”

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:25 WIB

Kedepankan Restoratif Justice, Kasus Dugaan Pencurian Uang di Wonoayu Berakhir Damai

Berita Terbaru