VIRAL Nya Pemberitaan Diduga Kepala PKBM Laskar Pelangi Korupsikan BOP Dan PIP, Ketua GWI Tuba Angkat Bicara.

KAPERWIL PROV. LAMPUNG

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 11:31 WIB

50165 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang – Ketua DPC Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Tulangbawang, yang melalui Ketua Time Investigasinya Angkat Bicara, terkait viral nya sebuah pemberitaan di beberapa media baik media cetak mau pun Online, Yang diduga kepala yayasan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Laskar Pelangi melakukan penyalah gunaan jabatan dan weweng serta terindikasi melakukan tindak pidana korupsi menyelewengkan bantuan BOP dan PIP selama Menjabat kepala di PKBM Tersebut.

 

Ketua Gabungan Wartawan Indonesia DPC Kabupaten Tulangbawang melalui Ketua Time Investigasi Darsani Mengatakan ” Hadirnya yayasan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Laskar Pelangi, yang berada di kampung Bandar Aji, Kecamatan Gedung Aji, Kabupaten Tulangbawang Provinsi Lampung, yang. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan non formal, memberikan kesempatan belajar bagi mereka yang tidak dapat mengakses sekolah formal, dan membekali masyarakat dengan pengetahuan serta keterampilan untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kemandirian. Serta bertujuan memfasilitasi pembelajaran sepanjang hayat, menghasilkan individu yang cerdas dan produktif, serta memelihara keberagaman dan potensi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun setelah masyarakat mengamati sepanjang perjalanan belajar mengajar di yayasan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Laskar Pelangi tersebut, ternyata banyak kejanggalan dalam kegiatan, Masyarakat menilai dari banyaknya kejanggalan tersebut, Masyarakat sudah bisa menyimpulkan dalam dugaan hadirnya Yayasan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Laskar Pelangi, yang diduga hanya dijadikan oleh oknum kepala pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) tempat mencari keuntungan semata”Ungkapnya

 

Dia menambahkan, Bayak kejanggalan Lembaga ini diduga mengajukan data peserta didik fiktif guna memperoleh dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOSP) pendidikan kesetaraan dari pemerintah pusat. Dugaan penyimpangan ini menguak setelah hasil investigasi sejumlah media dan time Investigasi GWI menunjukkan kejanggalan signifikan antara data peserta didik dengan kondisi lapangan.

 

“Berdasarkan dokumen resmi yang diperoleh dari daftar penerima dan besaran alokasi dana pendidikan kesetaraan reguler PKBM Laskar Pelangi tercatat menerima total anggaran sebesar

Tahun 2018

Tahun 2019

Tahun 2020

Tahun 2021

Tahun 2022

Tahun 2023

Tahun 2024

Tahun 2025

Rp.(red)

“Jumlah Peserta Didik Paket A.B.C. yang terlihat mengikuti kegiatan belajar, diduga jauh dari jumlah yang terdaftar secara resmi di sistem pemerintah. Serta Nama penerima Bantuan Indonesia Pintar (PIP) diduga Siswa Fiktif, Untuk menjaga keamanan data dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab maka tidak di uraikan dalam pemberitaan Namun akan segera di serahkan kepada APH.

 

Masih kata Ketua Time Investigasi Gabungan Wartawan Indonesia DPC Kabupaten Tulangbawang, “Masyarakat dan Publik saat ini menantikan ketegasan dari aparat penegak hukum dalam menyapu bersih praktik korupsi di sektor pendidikan. Di tengah harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan, dugaan penyimpangan seperti ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki sistem pengawasan, manajemen, dan integritas para pemangku kebijakan pendidikan, sehingga kabupaten Tulangbawang bisa benar-benar dapat terhindar dari oknum oknum yang suka main mata dengan Anggaran Pendidikan.

“Dalam waktu dekat Ketua Time Investigasi DPC Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Tulangbawang bersama beberapa dari Lembaga swadaya masyarakat akan segera berkordinasi dengan Instansi terkait di Kabupaten Tulangbawang, Untuk meminta agar berita yang tengah viral dikalangan masyarakat dan Publik terkait dugaan oknum kepala pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Laskar Pelangi tersebut agar bisa ditelusuri lebih dalam oleh instansi terkait,” Tutupnya

(Red)

Berita Terkait

Rehab RTLH ,Satgas TMMD 128 Kodim 0203/Lkt Wujudkan Hidup Sehat Ibu Rida Wahyuni,Hasilnya 32%
Pungutan Perpisahan Sekolah Bisa Jadi Pungli: Ketua Bidang Pendidikan PWMOI Pekanbaru Desi Novita: Stop Bebani Orang Tua!
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Wujudkan Generasi Qurani, Datuk Seri Muspidauan dan Panglima Muhammad Nasir Dukung Penuh Khatam Al-Quran Zuriat Marhum Pekan
DPRD Pati Murka! Dugaan Pungli Rp300 Ribu di SMPN 1 Tayu Diminta Diusut Ombudsman
Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Dukung Penindakan, Bea Cukai Riau Musnahkan Barang Selundupan Senilai Rp44 Miliar
Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Murni “Non Judi”

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:09 WIB

Polemik PETI Aek Nabara Kian Memanas, Oknum BPD Bungkam Disorot dan Camat Batang Natal Didesak Bertindak

Jumat, 24 April 2026 - 23:09 WIB

Kapolres Simalungun Hadiri Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumut: Wujud Nyata Sinergitas Polri Dan Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan

Jumat, 24 April 2026 - 23:06 WIB

Berawal dari Keluhan Pasien, Bidan Afita Soroti Pentingnya Skincare Aman untuk Bumil dan Busui

Jumat, 24 April 2026 - 23:06 WIB

Polsek Gunung Malela Bongkar Jaringan Kriminal Serbabisa, Kapolres Simalungun Apresiasi Kinerja Tim

Jumat, 24 April 2026 - 23:03 WIB

Penangkapan Sebelum Laporan Polisi, Kuasa Hukum Sebut Kasus Wartawan Amir Cacat Hukum Total

Jumat, 24 April 2026 - 22:52 WIB

Honduras Resmi Bekukan Pengakuan terhadap “SADR”, Dukung Kedaulatan Maroko

Jumat, 24 April 2026 - 22:48 WIB

Atasi TPA Overload, Kodim 0735/Ska Gerakkan Strategi Integratif Kelola Sampah di Kota Surakarta

Jumat, 24 April 2026 - 22:48 WIB

“Terima Kasih Polsek Tanah Jawa!” — Warga Puji Kinerja Humanis Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun Yang Tuntas Mediasi Masalah Rumah Tangga Dalam Semalam  

Berita Terbaru