Medan, AgaraNews. Com // Babinsa Koramil 0201-02/MT, Serda H. Siregar, menghadiri kegiatan Muzakarah dan Diskusi Panel Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Aula Haji Anif, Jalan IAIN No.1, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai tokoh agama, pejabat daerah, serta masyarakat pengajian Nahdlatul Ulama Kota Medan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Dandim 0201/Medan yang diwakilkan oleh Pasi Ter Mayor Inf Abdul Manan Marpaung, Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M. Butarbutar, SH, Camat Medan Timur Noor Alfi Fane, Ustadz H. Slamet Denpo SE.S.Ag, Ketua PC Muslimat NU Kota Medan Hj. Tapi Rumondang S.Psi, serta Rektor UIN Sumatra Utara Dr. Nuhayati M.Ag. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Penasehat NU H. Harmain Harahap SH, Ketua PCNU Kota Medan H. Sutan Sahrir Dalimunthe S.Ag MA, Ketua Panitia Ir. Potan Ady Siregar, dan ratusan warga Nahdlatul Ulama dari berbagai wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara Muzakarah dan Diskusi Panel ini mengangkat tema: “Merawat Jagad Membangun Peradaban: Sinergi dan Kolaborasi Keislaman Ahlusunnah Wal Jama’ah, Kemanusiaan untuk Medan Bertuah.” Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat nilai-nilai keislaman moderat, mempererat silaturahmi antar umat, serta membangun sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam menjaga harmoni sosial di Kota Medan.
Dalam kegiatan tersebut, para pembicara menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter dan peradaban masyarakat. Para tokoh agama juga mengajak seluruh peserta untuk memperkuat semangat kebangsaan serta meningkatkan kepedulian terhadap kemanusiaan sesuai ajaran Ahlusunnah Wal Jama’ah.
Serda H. Siregar selaku Babinsa menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. “TNI selalu siap bersinergi dengan semua elemen bangsa, termasuk ormas keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, untuk menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian di tengah masyarakat,” ujar Serda H. Siregar.
Kegiatan berjalan dengan khidmat dan penuh keakraban. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi hingga akhir acara. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan semangat kebersamaan dan moderasi beragama dapat terus berkembang, menjadikan Kota Medan sebagai kota yang bertuah, harmonis, dan berperadaban. (Fahmi/Lia Hambali)


































