Laporan Penipuan Investasi Bodong: Haji Baharuddin Kehilangan Hampir 5 Miliar Rupiah

LIA HAMBALI

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 10:43 WIB

50200 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, AgaraNews.com // Baharuddin, seorang pengusaha yang dikenal dengan sapaan Haji Baharuddin, pada hari Kamis, 23 Oktober 2025 melaporkan kasus penipuan investasi bodong ke Polres Metropolitan Jakarta Timur. Laporan dengan nomor LP/B/3978/X/2025/SPKT mencatat kerugian yang dialami korban mencapai Rp 4.945.000.000.

Kejadian bermula ketika Haji Baharuddin tertarik dengan tawaran investasi trading yang menjanjikan keuntungan antara 2% hingga 5%. Tergiur dengan potensi keuntungan tersebut, korban melakukan transfer dana secara bertahap ke beberapa rekening yang berbeda.

“Saya sangat terpukul dengan kejadian ini. Awalnya saya percaya karena iming-iming keuntungan yang besar, tapi ternyata saya malah menjadi korban penipuan,” ujar Haji Baharuddin dengan nada kecewa melaui keterangannya kepada awak media, Minggu (26/10/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut laporan yang diajukan, dana tersebut ditransfer ke rekening atas nama Muhammad Yusuf Adirm, Hidayatullah, Ersa Fakilrobi, Sri Agustina Nasution, Handi Darmawan, PT. Jalanx Asia Fintech, Uus Rusdiana, Reisya Safira, Florencia Resitaan, Jefril, Arzan Desenja, dan Tri Rahayu.

Setelah seluruh dana ditransfer, keuntungan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi, dan dana pokok pun tidak dikembalikan. Haji Baharuddin merasa tertipu dan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib untuk pengusutan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian serius dan diharapkan dapat segera diungkap oleh pihak kepolisian. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan melakukan verifikasi mendalam sebelum memutuskan untuk berinvestasi, serta tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan yang tidak realistis. ( Jalal / Lia Hambali)

(TR)

Berita Terkait

Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo, Polisi Selidiki Kasus Pembunuhan
Dr dr Andre Yulius Jadikan Momentum Hari Buruh Sebagai Penghormatan Dedikasi Para Pekerja 
Dr dr Andre Yulius Dorong Standarisasi IPAL Berbasis Kesehatan Publik 
Kodim 0212/TS Rampungkan Jembatan Perintis Garuda di Padang Bolak Julu, Akses Warga Kembali Normal
KCBI Bogor “Semprot” Satpol PP: Proyek Mie Gacoan Jonggol Diduga Ilegal Dibiarkan,..!!!
Dugaan Beking Tambang Ilegal di Madina Seret Oknum TNI dan Polisi, Aktivis Desak Mabes Polri hingga Denpom Turun Tangan
Sekjen DPP Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (SPKN): Disiplin Siswa Tak Boleh Disertai Kontak Fisik
Peran Aktif Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam Peninjauan Rencana Pembentukan Kodam Kepulauan Riau

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:08 WIB

Pria Tak Dikenal Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo, Polisi Selidiki Kasus Pembunuhan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:03 WIB

Dr dr Andre Yulius Jadikan Momentum Hari Buruh Sebagai Penghormatan Dedikasi Para Pekerja 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:00 WIB

Dr dr Andre Yulius Dorong Standarisasi IPAL Berbasis Kesehatan Publik 

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:56 WIB

Kodim 0212/TS Rampungkan Jembatan Perintis Garuda di Padang Bolak Julu, Akses Warga Kembali Normal

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:44 WIB

Dugaan Beking Tambang Ilegal di Madina Seret Oknum TNI dan Polisi, Aktivis Desak Mabes Polri hingga Denpom Turun Tangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:33 WIB

Sekjen DPP Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (SPKN): Disiplin Siswa Tak Boleh Disertai Kontak Fisik

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:28 WIB

Peran Aktif Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam Peninjauan Rencana Pembentukan Kodam Kepulauan Riau

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:23 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Bersama PJU Pantau Situasi Wilayah pada Peringatan Hari Buruh

Berita Terbaru