
Kutacane Agaranews.com – Babinsa Posramil Ketambe Serka musliyadi dan Serda Jaya Aspin menjalin Komsos bersama masyarakat dan kepala TNGL leuser Bapak Sabar di desa rumah bundar guna pendekatan diri di tengah masyarakat untuk mendukung tugas Babinsa dan sosialisasi tentang tanah tapal batas tngl kecamatan leuser Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (01/11/2025).
Taman Nasional Gunung Leuser terus mengalami deforestasi serta degradasi pada berbagai tingkatan, sehingga menimbulkan ancaman bagi kawasan inti konservasi itu sendiri. Di sisi lain, kadang ada konflik antara masyarakat penggarap dan organisasi yang terlibat,melatar belakangi persoalan ini, Babinsa dan kepala TNGL menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Konflik Tapal Batas Taman Nasional Gunung Leuser.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan adanya sosialisasi ini sebagai upaya untuk mencegah meluasnya perambahan di kawasan TNGL, khususnya di wilayah Kecamatan ketambe. karena menurut Data menunjukkan bahwa Kawasan TNGL yang berada di Kabupaten Aceh Tenggara
Ini menjadi perhatian kita bersama. Kita harus berupaya agar hutan kita tetap terjaga. Sebab Taman Nasional Gunung Leuser merupakan jantung dunia yang keberlangsungannya harus terus ada.
Kegiatan seperti ini juga dibuat di kute kute yang dekat dengan wilayah konservasi TNGL. Tujuannya, agar masyarakat paham dampak dan akibat dari deforastasi yang bukan hanya bisa terjadi bencana besar saja melainkan terganggunya keberlangsungan ekosistem.
(Pendim Agara).






























