Aceh Tenggara// agaranews.com .online — Musibah kebakaran kembali melanda Kabupaten Aceh Tenggara. Kali ini, api melalap lima unit rumah semi permanen di Desa Batu Hamparan, Kecamatan Lawe Alas, pada Senin (3/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Meski tak ada korban jiwa, sejumlah warga harus merelakan tempat tinggal mereka rata dengan tanah akibat amukan si jago merah.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut laporan resmi Pusdalops-PB BPBD Aceh Tenggara, petugas menerima informasi dari warga pada pukul 11.35 WIB tentang adanya kebakaran permukiman di Batu Hamparan. Tak menunggu lama, armada pemadam dari Pos Lawe Alas dan Mako Damkar Kutacane langsung diterjunkan ke lokasi.
Warga setempat menuturkan, api pertama kali muncul dari rumah milik Bakri M (65). Ia sontak berteriak minta tolong setelah melihat asap tebal keluar dari bagian dapur rumahnya. Dalam hitungan menit, api menjalar cepat ke rumah di sekitarnya karena bangunan didominasi material kayu dan beratap seng.

Suasana panik melanda warga yang berusaha menyelamatkan barang berharga seadanya. Bersama petugas BPBD, TNI dan Polri turut bahu-membahu melakukan pemadaman. Enam unit mobil pemadam dikerahkan hingga akhirnya api berhasil dijinakkan sekitar pukul 12.40 WIB.
Akibat kebakaran tersebut, tiga rumah mengalami rusak berat dan dua lainnya rusak ringan. Berikut daftar warga terdampak:

1. Bakri M (65) – Rusak Berat
2. Dedi Sahputra (30) – Rusak Berat
3. Ridwan (54) – Rusak Berat
4. Rabusah (45) – Rusak Ringan
5. Mustapa Kamil (42) – Rusak Ringan
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, ST, MM, mengapresiasi kesigapan petugas dan partisipasi masyarakat yang turut membantu proses pemadaman.

> “Kami mengimbau agar warga lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik dan peralatan dapur. Jika terjadi kebakaran, segera hubungi petugas BPBD atau Damkar terdekat,” tegas Asbi.
Usai api padam, tim BPBD melakukan kajian cepat, pendataan, dan dokumentasi di lokasi kejadian. Pihak Pusdalops-PB BPBD Aceh Tenggara memastikan pemantauan dan pelaporan pascakebakaran terus dilakukan dari pos induk di Jalan Kutacane–Medan Km 2,8, Desa Bambel Gabungan, Kecamatan Bambel. Ady Gegoyong


































