Sergai,Agaranews.com // Kepala Desa (Kades) adalah sebuah jabatan tertinggi dalam struktur organisasi pada sebuah pemerintahan desa. Dimana seorang Kades diharapkan dapat pula menyampaikan informasi kepada masyarakat perihal desa dan pembangunan yang ada di desanya.
Sedangkan jabatan Sekretaris Desa (Sekdes) ialah sebuah jabatan strategis pada struktur organisasi desa. Sekdes juga disebut sebagai tulang punggung birokrasi didesa. Alur surat menyurat dan administrasi desa seyogianya haruslah diketahui sekdes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini yang memungkin masyarakat bila ingin mengetahui perihal pembangunan didesa, dapat pula di tanyakan kepada sekdes di desa tersebut. Sehingga terciptalah tata kelola informasi yang menjunjung Keterbukaan Informasi Publik (KIP), yang diatur dalam UU No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Namun amat sangat disayangkan, di era zaman informasi yang dapat di akses melalui genggaman ini, masih ditemukan di bagian Bumi Tanah Bertuah Negeri Beradat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ini, sosok Kades yang diduga “Alergi” terhadap wartawan.
Ialah Nurhaidah Kepala Desa Afdeling (Afd) IV Dolok Ilir Kecamatan Dolok Merawan (Dolmer), terkesan diduga “Alergi” terhadap wartawan. Bahkan diduga sengaja menghindar dari wartawan.
Hal ini tampak dialami langsung oleh awak media ini, Kamis (30/10/2025), saat awak media ini menyambangi Kantor Desa Afd VI Dolok Ilir yang berada di Dusun I Desa Afd VI Dolok Ilir Kecamatan Dolmer.
Sang Kades Nurhaidah diduga menghindar dari wartawan. Ia terkesan tak bersedia ditemui wartawan guna konfirmasi.
“Bu kades sedang tidak berada ditempat pak”, ujar Kaur Umum Irma Alpriani menjawab pertanyaan awak media ini.
Namun, dari tutur kata yang terdengar, sang Kaur seperti menutupi sesuatu, karena perkataannya seperti sedang gugup.
Hal yang semakin aneh terjadi, ketika awak media ini kembali bertanya tentang keberadaan Sekdes Afd VI Dolok Ilir Muhammad Zulfan Mahardi kepada sang Kaur Umum.
“Sekdes juga sedang tidak berada ditempat pak”, ujar sang Kaur Umum menjawab.
Kembali awak media mencoba menghubungi Kades Nurhaidah melalui aplikasi WhatsApp, hp berdering namun tidak diangkat. Hal serupa terjadi saat Sekdes Zulfan dihubungi melalui Aplikasi WhatsApp, Hp berdering namun tidak diangkat.
Hingga berita ini rilis kemeja redaksi, Selasa (04/11/2025), Kades Nurhaidah dan Sekdes Zulfan belum dapat dihubungi. Bahkan terkesan menghindar atau diduga “Alergi” terhadap wartawan.
Diminta kepada pihak terkait, agar dapat melakukan cros cek atas kinerja Kades Nurhaidah dan Sekdes Zulfan ini. Sebab, informasi adalah penting guna Keterbukaan Informasi Publik khususnya di Desa Afd VI Dolok Ilir Kecamatan Dolok Merawan ini. Yang nantinya kedepan, agar tidak ada lagi Kades yang tidak mengindahkan hal Keterbukaan Informasi Publik. (MS)


































