Kutacane // agaranews.com.online – Langit Kutacane, Senin pagi (11/11/2025), tampak cerah seolah ikut menjadi saksi atas momen penuh kebanggaan di Lapangan Apel Mapolres Aceh Tenggara. Di hadapan jajaran TNI, Polri, dan aparatur pemerintahan daerah, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.I.K., memberikan penghargaan kepada empat sosok inspiratif yang telah berbuat lebih dalam menjaga keamanan dan ketahanan masyarakat di tingkat desa.
Upacara berlangsung khidmat namun hangat. Deretan bendera berkibar diiringi semangat para peserta apel, menandai kuatnya semangat kebersamaan antara Polri, TNI, dan pemerintah desa dalam mewujudkan Aceh Tenggara yang aman, produktif, dan sejahtera.
Empat penerima penghargaan tersebut merupakan figur yang dinilai berprestasi dalam Program “Tiga Pilar dan Ketahanan Pangan” tingkat Polda Aceh Tahun 2025, yaitu:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bripka Amri Hasan, Bhabinkamtibmas Polsek Babussalam – Bhabinkamtibmas Terbaik Program Tiga Pilar.
Brigpol Auri Pika Arnes, Bhabinkamtibmas Polsek Bambel – Bhabinkamtibmas Terbaik Program Ketahanan Pangan.
Syukur Karya Iman, Kepala Desa Kutarih, Babussalam – Kepala Desa Terbaik Program Tiga Pilar.
Sertu Dedi Susilo, Babinsa Kodim 0108/Aceh Tenggara – Babinsa Terbaik Program Tiga Pilar.

Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Yulhendri, S.I.K., menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi nyata yang dibangun oleh para penerima penghargaan dalam menjaga kamtibmas dan mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya.
> “Hari ini kita tidak sekadar memberi penghargaan, tetapi juga memberi teladan. Mereka telah menunjukkan bahwa kolaborasi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Kepala Desa mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres.
Ia menambahkan, semangat pengabdian ini harus terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran TNI-Polri dan aparatur desa.
> “Penghargaan ini bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan ke-80 yang mengusung tema ‘Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan’. Maka dari itu, semangat kepahlawanan harus kita wujudkan dalam tindakan nyata, sekecil apa pun peran kita,” tegas Alumni Akpol 2006 itu.
Sementara itu, Syukur Karya Iman, Kepala Desa Kutarih yang turut menerima penghargaan, mengaku bangga dan terharu atas apresiasi tersebut.
> “Kami di desa berupaya menjaga keamanan dan ketertiban bukan karena ingin penghargaan, tapi karena tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Namun, apresiasi seperti ini tentu menjadi penyemangat kami untuk terus berbuat lebih baik,” ujarnya dengan mata berbinar.

Suasana upacara diakhiri dengan tepuk tangan dan foto bersama, menjadi simbol eratnya sinergi Tiga Pilar Desa — Polri, TNI, dan Pemerintah Desa.
Momentum ini menegaskan bahwa keamanan dan ketahanan pangan bukan hanya tugas aparat, tetapi hasil kerja bersama demi kemajuan Aceh Tenggara. Ady






























