Aceh Tenggara – agaranews.com, online, Warga di beberapa wilayah Kabupaten Aceh Tenggara malam ini harus bersabar. Pasalnya, aliran air bersih dari PDAM Tirta Agara mengalami gangguan akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan sumber air Lawe Harum sejak sore hari.
Gangguan tersebut berdampak pada sejumlah kawasan pelanggan di wilayah perkotaan Kutacane dan sekitarnya, meliputi Gusung Mentali, Alas Melancarkan, Desa Raja, Jalan Ahmad Yani, Pulo Latong, Pulo Pinang, serta beberapa titik lain di jalur distribusi utama.
Plt. Direktur PDAM Tirta Agara, Mat Budiaman Desky, S.Pd.I, saat dikonfirmasi agaranews.com.Online, menjelaskan bahwa tingginya curah hujan di wilayah sumber air menyebabkan aliran air menjadi keruh dan tekanan distribusi menurun secara signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Curah hujan di kawasan Lawe Harum sejak sore cukup deras dan terus meningkat. Kondisi ini menyebabkan debit air naik secara tiba-tiba dan berimbas pada sistem distribusi. Untuk menjaga kualitas air dan keamanan jaringan, kami melakukan penyesuaian sementara,” ujar Mat Budiaman, Selasa malam (11/11/2025).
Ia menambahkan, tim teknis PDAM saat ini telah berada di lapangan untuk memantau langsung kondisi sumber air serta memastikan langkah penanganan segera dilakukan. Menurutnya, normalisasi distribusi akan dilakukan begitu debit air kembali stabil dan tekanan pipa memungkinkan aliran normal.
> “Kami memahami gangguan ini tentu mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pelanggan di wilayah padat. Namun kami pastikan petugas sedang bekerja maksimal di lapangan untuk menormalkan aliran secepatnya,” tambahnya.
Mat Budiaman juga mengimbau masyarakat agar menghemat penggunaan air bersih sementara waktu, serta menampung air yang masih tersedia untuk kebutuhan rumah tangga pokok seperti memasak, mandi, dan mencuci.
> “Kami mohon kerja sama dan kesabaran dari pelanggan. Situasi ini di luar kendali teknis karena dipengaruhi oleh faktor cuaca. Begitu kondisi di sumber Lawe Harum membaik, distribusi air akan segera kami pulihkan bertahap,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sumber air Lawe Harum merupakan salah satu titik vital bagi sistem penyediaan air bersih di Kabupaten Aceh Tenggara. Saat curah hujan tinggi melanda, air di sumber sering mengalami peningkatan kekeruhan, yang berpotensi menurunkan efisiensi distribusi ke jaringan utama PDAM.
Pihak PDAM Tirta Agara berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat terkait kondisi pasokan air bersih. Ady Gegoyong






























