Kutacane – agaranews.com, online // Sabtu pagi (15/11/2025), Oproom Setdakab Aceh Tenggara berubah menjadi pusat perhatian. Ruangan yang biasanya tenang mendadak terasa penuh energi. Para pelaku usaha, tokoh pemerintah, dan para pimpinan lembaga berdatangan satu per satu. Sorot mata mereka mencerminkan harapan baru: Muskab ke-II Kadin Aceh Tenggara.
Di tengah suasana yang hangat namun penuh keseriusan itu, Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, melangkah menuju podium untuk membuka secara resmi musyawarah tersebut. Dentingan kamera, tepukan tangan, dan senyum optimis dari peserta seakan menandai bahwa hari ini bukan hari biasa—hari ini bisa menjadi titik awal perubahan besar bagi perekonomian daerah.
Acara bergengsi itu turut dihadiri Wakil Bupati, anggota DPRK, Forkopimda, Sekda, para Kepala OPD, Ketua Umum Kadin Aceh beserta jajaran, serta seluruh pengurus dan anggota Kadin Aceh Tenggara. Sebuah komposisi lengkap, menunjukkan bahwa dunia usaha kini menjadi urusan bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati: “Kadin Harus Jadi Motor Penggerak, Bukan Penonton”
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Kadin memiliki peran yang lebih besar dari sekadar organisasi pelaku usaha.
“Kami sangat bangga karena kegiatan ini berlangsung mandiri. Ini bukti kuatnya komitmen organisasi,” ujarnya dengan suara mantap.
Ia menekankan bahwa Kadin harus menjadi sumber ide, pusat inovasi, dan laboratorium gagasan ekonomi, bukan lembaga yang berkutat pada kepentingan kontraktual.
“Dengan kepengurusan baru nanti, saya berharap Kadin membawa angin segar—menciptakan perubahan positif, peluang usaha baru, dan gairah ekonomi yang lebih kuat bagi Aceh Tenggara,” tambahnya.
Kata-kata itu disambut tepuk tangan peserta yang seolah menjadi tanda setuju dan siap bergerak bersama.
Hakiki Wary Desky Dipilih Secara Aklamasi: Energi Baru untuk Ekonomi Aceh Tenggara
Puncak ketegangan sekaligus momen paling ditunggu akhirnya tiba.
Setelah melalui rangkaian proses Muskab, Hakiki Wary Desky, SH., M.Kn., resmi terpilih sebagai Ketua Kadin Aceh Tenggara periode 2025–2030. Penetapannya dilakukan secara aklamasi, bukti bahwa semua anggota sepakat mempercayakan tongkat komando kepada sosok muda, visioner, dan penuh energi itu.
Ketua Umum Kadin Aceh, Ir. Muhammad Iqbal, tak menyembunyikan rasa bangganya.
“Dengan terlaksananya Muskab ini, harapan kita bersama ke depan pelaku usaha dan masyarakat Aceh Tenggara bisa lebih meningkat kesejahteraannya,” ujarnya.
Terpilihnya Hakiki Wary Desky membawa semangat baru. Banyak pelaku usaha menilai ia adalah figur yang tepat: berintegritas, progresif, dan memiliki jaringan luas. Sosok yang bukan hanya siap memimpin, tetapi juga siap membawa Kadin ke level lebih tinggi.
Dentingan Canang yang Menandai Awal Perjalanan Baru
Sebagai simbol resmi dimulainya Muskab ke-II sekaligus babak baru kepemimpinan Kadin Aceh Tenggara, Bupati bersama Wakil Bupati dan Ketua Umum Kadin Aceh memukul canang.
Dentingannya menggema, memecah suasana, dan membuat seluruh peserta terdiam sesaat—seolah menegaskan bahwa hari ini adalah permulaan dari sesuatu yang besar.
Dengan terpilihnya Hakiki Wary Desky, para pelaku usaha kini menatap masa depan dengan keyakinan baru. Ada harapan Aceh Tenggara tidak sekadar mengikuti arus ekonomi, tetapi mampu menjadi pemain utama. Potensi daerah yang melimpah—pertanian, UMKM, perdagangan, hingga pariwisata—di tangan kepengurusan baru ini diharapkan bisa diolah menjadi kekuatan ekonomi nyata.
Muskab ke-II Kadin Aceh Tenggara pun berakhir dengan satu energi besar:
Kadin siap bangkit. Pemerintah siap bersinergi. Pelaku usaha siap melesat. Dan Aceh Tenggara siap memasuki babak baru perekonomiannya. Ady






























