Pakpak Bharat, AgaraNews .com //Unsur TNI dari Koramil 07/Salak, Kodim 0206/Dairi, dan Yonif TP 906/Sanalenggam bersama pemerintah daerah bergerak cepat mengevakuasi material longsor yang menutup ruas jalan di Desa Salak I Kecamatan Salak serta Desa Kecupak I Kecamatan PGGS, Kabupaten Pakpak Bharat, Rabu (26/11/2025). Aksi cepat ini menyusul hujan deras berkepanjangan lebih dari 10 hari yang memicu bencana tanah longsor di sejumlah titik wilayah tersebut. Meski tidak ada korban jiwa, kondisi akses transportasi warga sempat lumpuh total akibat material yang menutup badan jalan.
Menurut laporan lapangan, Babinsa Koramil 07/Salak menerima informasi awal sekitar pukul 07.00 WIB dari perangkat Desa Kecupak I mengenai material longsor yang menutupi jalan utama desa. Babinsa bersama Camat PGGS segera turun ke lokasi untuk memonitor situasi sekaligus membantu pengaturan lalu lintas warga yang terpaksa mencari jalur alternatif. Hingga siang hari, akses di titik ini masih belum dapat dilalui kendaraan karena menunggu alat berat dari Pemkab Pakpak Bharat untuk memindahkan timbunan tanah.
Sementara di Desa Salak I, puluhan prajurit Batalyon TP 906 turun langsung membantu warga membersihkan material longsor di Dusun Persabahen. Berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, kecamatan, BPBD, Tagana, serta masyarakat setempat, mereka bahu-membahu menyingkirkan lumpur dan tanah yang menutup jalan serta sebagian rumah warga. Satu unit traktor multifungsi dan armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mempercepat pembersihan dan mengatasi genangan lumpur di lingkungan pemukiman.
Danramil 07/Salak, Kapten Inf A. F. Sagala menyampaikan bahwa fokus utama jajaran adalah membuka akses warga secepat mungkin dan memastikan keselamatan masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa seluruh personel masih standby di lapangan menunggu alat berat tambahan guna mempercepat pembersihan material longsor. “Kami bersama pemerintah daerah terus berupaya maksimal membantu warga dan menjaga mobilitas masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.
Melalui Dandim 0206/Dairi Letkol Czi Nanang Sujarwanto, SE, TNI menghimbau masyarakat agar tetap waspada karena curah hujan tinggi masih berlangsung dan potensi longsor susulan tidak dapat dihindari. Warga diminta menghindari perjalanan malam hari di jalur-jalur rawan serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah di lingkungan sekitar. Upaya kolaboratif lintas instansi ini diharapkan dapat memulihkan kondisi wilayah terdampak sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi di musim penghujan.(Lia Hambali)
(Prajurit Pena)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
































